Desak Kades Diberhentikan, Ratusan Masyarakat Maini Datangi DPRD

Redaksi Redaksi
Desak Kades Diberhentikan, Ratusan Masyarakat Maini Datangi DPRD
anje/riaueditor.com
SELATPANJANG, riaueditor.com– Ratusan mayarakat Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebing Tinggi Barat mendesak agar Kades Suhada Akum diberhentikan. Desakan ini disampaikan warga kepada DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, selasa (20/8) sore kemarin.

Suhada diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang terkait penggunaan anggaran desa serta jabatannya. Diantaranya penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang tidak tuntas pada tahun 2013. Hal tersebut telah dilaporkan oleh warga melalui surat pernyataan yang disampaikan ke Pemkab Meranti, DPRD dan aparat hukum.

Selain itu juga Suhada Akum sang Kades juga telah melakukan pemotongan gaji aparat desa secara sepihak tanpa melalui musyawarah.disamping mengangkat aparaturnya tanpa melakukan musyawarah dengan pihak pihak terkait.
Disampaikan juga oleh masyarakat bahwa,Suhada juga menggelapkan beras miskin yang diperuntukan kepada warga tak mampu, selain mengklaim asset desa menjadi milik pribadi. Dirinya dianggap tidak pernah mempedulikan usulan masyarakat luas.

Kepala Desa Suhada Akum tidak pernah melayani masyarakat terkait pelayanan public yang dibutuhkan masyarakat, karena selain jarang ditempat juga tidak pernah melakukan musyawarah desa terkait permasalahan warganya.
Sementara ituDedi Putra,SHi selaku ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti saat dengar pendapat dengan masyarakat menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut selain itu juga pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait.

"Mereka inginkan kesejahteran dan tidak menginginkan sesuatu hal yang buruk terjadi kepada desa mereka seperti yang mereka sampaikan tadi kepada kami, jadi kami selaku pembuat UUD desa tidak mungkin melepaskan masalah ini apa yang mereka lakukan sudah benar mereka juga sudah melaporkan hal ini kepada perangkat desa yang lain,"kata Dedi.

Dedi putra juga menambahkan,"kalo memang tidak bisa di selesaikan pada perangkat desa mereka tidak salah mendatangi kami, kami akan tanggapi masalah mereka dan kami akan mencoba jembatani mereka dengan memanggil instansi-instansi terkait dalam hal ini kami akan bentuk tim penyelesaian masalah ini," pungkas Dedi.(b2)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini