Akui Satpol PP Terlampau Over Reaktif, Plt Gubri Sambangi Rumah Fauzi

Redaksi Redaksi
Akui Satpol PP Terlampau Over Reaktif, Plt Gubri Sambangi Rumah Fauzi
dea/riaueditor.com
Minta Maaf, Plt Gubri Sambangi Rumah Fauzi
PEKANBARU, riaueditor.com - Kasus pemukulan mahasiswa oleh oknum Protokoler dan Satpol PP Riau saat acara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung daerah tiga hari lalu tampaknya berbuntut panjang, selain demo menuntut oknum aparatur negara dicopot dari jabatannya, mahasiswa juga bertekad tidak akan berdamai dan melanjutkan kasus tersebut hingga ke jalur hukum.

Jumat (15/4) pagi, rombongan Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di dampingi Kepala Satpol PP Riau, Zainal dan Kepala Biro Humas Setdaprov Riau menyambangi kediaman Fauzi mahasiswa yang pada acara resmi pemerintahan tersebut menerobos masuk dan membentangkan spanduk dengan tuntutan usut mafia migas di Riau di hadapan pimpinan KPK, Saut Situmorang.

Sesampainya di rumah korban, Fauzi yang tinggal di rumah Bibinya di perumahan villa permata Paus jalan Paus, Marpoyan Damai itu Plt Gubri langsung membesuk Fauzi yang terbaring lemah di kamarnya. Disana, Plt Gubri menyampaikan permohonan maafnya atas perbuatan yang dilakukan oleh bawahannya.

"Pada acara itu berlangsung, jujur saya tidak tahu bagaimana kondisi sebetulnya karena acara masih tetap dilanjutkan di luar. Setelah mendengar, memang Satpol PP terlampau over reaktif," kata Plt Gubri usai menjenguk Fauzi.

Seharusnya, sambungnya, petugas membawa mahasiswa yang menerobos masuk tersebut keluar untuk memberi tahu bahwa perbuatan mereka telah menganggu kegiatan pemerintahan. Sebab, sambungnya, semua bisa dikomunikasima dengan baik.

"Intinya, atas nama pemerintah kami minta maaf kepada seluruh mahasiswa. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi," tuturnya.

Mengenai penyampaian orasi kepada pemerintah, tambahnya, bisa disampaikan dengan baik. Jika perlu dirinya bisa melajutkan diskusi untuk membangun Riau ini lebih baik, apalagi ia selalu mengatakan, untuk membangun Riau itu perlu bersama-sama termasuk mahasiswa.

Disinggung mengenai tuntutan mahasiswa yang meminta Kepala Biro Humas, Kepala Satpol PP Riau dan Oknum Protokoler dicopot dari jabatannya?, diakui Plt Gubri ia akan melakukan koordinasi dengan Badan Kepagawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Riau dan Assisten I Setdaprov Riau.(dea)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini