Zulfadil Akan Tindak Kepsek Jual Bangku

Redaksi Redaksi
Zulfadil Akan Tindak Kepsek  Jual Bangku
internet
Antisipasi jual beli bangku sekolah
PEKANBARU, riaueditor.com - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru Zulfadil berjanji akan menindak tegas jika ada Kepala Sekolah (Kepsek) dan oknum di dinas yang ia pimpin melakukan tindakan menerima peserta didik baru (PDB) dengan cara ilegal, yakni masuk belakang tidak melalui jalur resmi.

Selama ini, sudah menjadi rahasia umum, setiap penerima PDB ada beberapa oknum Kepsek dan pegawai Disdik Kota yang menawarkan masuk lewat 'pintu belakang' asalkan orangtua/wali siswa mau mengeluarkan uang Rp 3 sampai Rp 7 juta untuk 'membeli bangku'.

"Kalau ada (praktek seperti itu) tolong dibuktikan. Kepala sekolahnya langsung kita berhentikan," kata Zulfadil.

Zulfadil mengaku, pada PDB tahun terjadi pengurangan daya tampung untuk siswa SMP. Salah satu penyebabnya tidak lain diberlakukannya kembali Kurikulum 2013, yaitu jam belajar mengajar diefektifkan hanya di pagi hari.

"Kurikulum 2013 ini kan mulai diterapkan kembali. Sehingga kalau dibuatkan dua shift pagi dan siang tidak terpenuhi jamnya. Selain itu, kita juga pikirkan SMP SMP swasta yang telah menyiapkan bangunan dan fasilas untuk peserta didik baru," katanya lagi.

Terlepas soal itu, salah seorang sumber yang meminta namanya untuk tidak dipublikasikan mengaku, dirinya terpaksa mengeluarkan uang Rp7 juta untuk memasukkan anaknya ke salah satu SMP Negeri di Kota Pekanbaru. Dia mengaku uang sebesar itu untuk 'membeli bangku'. Karena dia mengaku nilai anaknya memang rendah dan sudah pasti tidak diterima jika masuk melalui jalur resmi yang kemarin baru ditutup.

"Bedanya jalur resmi dengan yang tidak, yang masuk belakangan seperti anak saya sekolahnya baru mulai satu minggu setelah siswa siswa yang masuk secara resmi melakukan aktivitas belakar dan mengajar," ujarnya.(ade)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini