Pemotongan Tunjangan Sertifikasi Tanpa Koordinasi dengan Sekda Rohil

Redaksi Redaksi
Pemotongan Tunjangan Sertifikasi Tanpa Koordinasi dengan Sekda Rohil
ilustrasi
Pemotongan Tunjangan Sertifikasi Tanpa Kordinasi dengan Sekda Rohil.
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Ternyata pemotongan tunjangan sertifikasi yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) terhadap sejumlah guru di Kabupaten Rokan Hilir tanpa koordinasi dengan Sekdakab Rokan Hilir.

Pemotongan sebesar Rp 2,4 juta itu diberlakukan Disdik dengan dalih guru bersangkutan tidak memenuhi kuota 24 jam sebagai syarat menjadi guru sertifikasi.

Sementara itu, Plt Setdakab Rohil H Surya Arfan ketika dikonfirmasi Jumat (26/6) sempat merasa kaget terkait keluhan sejumlah guru yang mengalami pemotongan tunjangan sertifikasi.

"Ya, sedang saya konfirmasi dengan Kadisdik," ujar Plt Sekda singkat lewat pesan selulernya.

Terpisah, salah seorang guru yang kecewa dengan pemotongan tunjangan sertifikasi yang nilainya sebulan gaji penuh, sebut saja Abdal, mengancam tidak akan menggunakan hak suaranya di Pilkada 9 Desember 2015 nanti.

"Saya selaku guru yang memiliki puluhan ribu teman se profesi dan kenalan akan memboikot Pilkada nanti, bahwasanya tidak akan memilih pemimpin dari calon Incumbent, sebab sudah semakin parah saja tingkat korupsi di daerah kita ini," tandasnya kecewa.(hen)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini