Razia Warung Makan, Kasi PPNS Satpol PP Pekanbaru Halangi Kerja Wartawan

Redaksi Redaksi
Razia Warung Makan, Kasi PPNS Satpol PP Pekanbaru Halangi Kerja Wartawan
vila/riaueditor.com
PEKANBARU, riaueditor.com- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru pada Selasa siang (1/7) melakukan razia terhadap warung makan maupun pengunjung yang sedang menyantap makanan di bulan Ramadhan. Namun sayang, saat sejumlah wartawan baik media televisi nasional maupun cetak dan online ketika meliput di salah satu warung makan di Plaza Citra dihalang-halangi oleh oknum satpol PP kota Pekanbaru. 

Kepala Seksi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Kasi PPNS) Satpol PP Pekanbaru, Ahmad Junaidi menghalangi kerja wartawan saat memergoki dua orang diduga sebagai orang kepercayaan di Pemerintah Kota Pekanbaru lagi asyik menyantap makanan dengan mengenakan pakaian setelan safari.

Merasa gerak-gerik Kasi PPNS Satpol PP Pekanbaru diketahui wartawan berada didalam dengan dua orang berpakaian setelan safari itu, sontak saja Kasi PPNS Satpol PP Pekanbaru langsung menghadang sejumlah wartawan untuk mengambil gambar kedua orang berpakaian safari itu.

"Tolong ya kawan-kawan wartawan. Itu teman saya. Ada ketentuannya untuk mengambil gambar. Nanti setelah saya pergi, silahkan anda mengambil gambarnya," sebut Kasi PPNS Satpol PP Pekanbaru, Ahmad Junaidi kepada sejumlah wartawan termasuk riaueditor.com, Selasa (1/7) di salah satu warung makan Plaza Citra lantai atas, Jalan Pepaya Pekanbaru.

Merasa kewajiban dan tugas jurnalistik itu dihalang-halangi, awak media pun mencoba masuk secara kompak agar mendapatkan gambar atau moment dalam kegiatan razia ramadhan itu.

"Kami hanya mengambil gambar, pak. Namanya saja razia ramadhan, tentu kami harus mendapatkan gambarnya," sebut Dodi salah satu wartawan televisi nasional kepada Kasi PPNS Satpol PP Pekanbaru.

"Kami bekerja menjalankan tugas sesuai Undang-Undang, bang! Abang bekerja silahkan, kami pun juga bekerja sesuai tugas pokoknya masing-masing! Kalau razia ini kegiatannya menyembunyikan sesuatu, bagus tidak usah razia saja, bang! Ada apa dan kenapa seolah-olah abang melindungi dua orang yang ketahuan sedang asyik menyantap makanan didalam itu," sambung riaueditor.com.

Setelah berdebat, Kasi PPNS Satpol PP Pekanbaru pun meninggalkan awak media. Lalu awak media pun langsung mengambil gambar dua orang berpakaian setelan safari.

Namun, ketika awak media mengambil gambar, pegawai penjaga warung jenis kelamin wanita pun hendak menghalangi wartawan mengambil gambar. Sontak saja, awak media pun tidak menggubrisnya dan tetap mengambil gambarnya.

Tidak lama kemudian, salah seorang berpakaian Satpol PP Pekanbaru bernama Alex Sandra pun juga terlibat cekcok dengan awak media dengan menghalangi awak media mengambil gambar.

"Sudah bang. Gak usah diambil gambarnya," kata Alex.

"Bang, atas dasar apa abang mengahalangi tugas kami sebagai jurnalis?"sahut riaueditor.com. Spontan saja dengar jawaban dari riaueditor.com dan wartawan lainnya, Alex Sandra pun meninggalkan awak media dan bergabung dengan teman-teman lainnya.

Sementara itu dilokasi yang sama, Kasi Ops Satpol PP Pekanbaru, Rice Maulana ketika ditanyakan wartawan terkait penghalangan liputan wartawan oleh Kasi PPNS Satpol PP Pekanbaru, dirinya mengakui tidak tahu karena tidak masuk kedalam lokasi saat kecekcokan terjadi.

"Saya tidak tahu bang kalau Kasi PPNS  ada didalam dengan dua orang berpakaian safari itu dan juga melarang wartawan meliput. Kalau yang salah, kawan-kawan media silahkan liput saja. Kami memang razia warung yang buka pada saat bulan ramadhan dan pengunjung yang sedang asyik menyantap makanan di siang bolong. Di Texas Fried Chicken lantai satu tadi kan kawan-kawan media lihat, tidak ada satu pun pengunjung yang makan disana dan tempatnya bersih. Bahkan Texas Fried Chicken itu buka siang hari hanya melayani pemesanan bungkus makanan untuk dibawa ke rumah," sebut Kasi Ops Satpol PP Pekanbaru.(vila)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini