Proyek Lanjutan Pembangunan Pengaman Pantai Desa Tenggayun-Sepahat Dinilai Asal Jadi

Redaksi Redaksi
Proyek Lanjutan Pembangunan Pengaman Pantai Desa Tenggayun-Sepahat Dinilai Asal Jadi
der/riaueditor.com
Pekerjaan Proyek Lanjutan Pembangunan Pengaman Pantai Desa Tenggayun Menuju Sepahat.
BENGKALIS, Riaueditor.com- Proyek Lanjutan Pembangunan Pengaman Pantai Desa Tenggayun  Menuju Sepahat yang bersumber dari APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2014 senilai Rp4.569.400.000,00 yang dikerjakan PT. Mitra Baru, terkesan
asal jadi. Pengerjaan proyek ini juga dinilai menyalahi Bestek.

Temuan LSM Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan (IPMPL) bersama wartawan saat turun ke lokasi di Desa Tenggayun Kecamatan Bukit Batu beberapa waktu lalu, dalam Bestek yang tertuang dalam Bill Of Quantity (BOQ), ada pekerjaan yang seharusnya dikerjakan, namun tidak dilaksanakan oleh kontraktor. Ada indikasi kuat penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

M. Farizal, Ketua LSM IPMPL menduga ada penyimpangan yang terjadi pada penggunaan kayu cerocok, di mana kayu cerocok yang yang dalam Bestek diperkirakan berjumlah 32.907, sebagian merupakan kayu lama yang sebelumnya dipasang oleh masyarakat untuk mengantisipasi lajunya abrasi pantai.

Pemasangan cerocok ini juga asal-asalan tanpa memperhatikan ketentuan pekerjaan yang telah ditetapkan. Seperti jarak antara cerocok satu ke cerocok lain yang harusnya berjarak 40 cm, di lapangan justru tak beraturan dan asal-asalan.

"Kami akan menyurati PPK, PPTK dan konsultan pengawas proyek atas temuan yang diindikasikan ada penyimpangan ini. Kami juga meminta BPK dan BPKP mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku," kata M Farizal.(der)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini