Peringati Isra Miraj, Pemkab Inhu Datangkan KH Said Aqil Siradj

Redaksi Redaksi
Peringati Isra Miraj, Pemkab Inhu Datangkan KH Said Aqil Siradj
Peringati Isra Miraj, Pemkab Inhu Datangkan KH Said Aqil Siradj
RENGAT, riaueditor.com - Dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhamad SAW tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Senin (2/5) menggelar Tabligh Akbar di halaman Kantor Bupati Inhu Jalan Lintas Timur Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat.

Dalam kesempatan ini Pemkab Inhu sengaja mendatangkan Dai Kondang yang juga Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj, acara ini dihadiri oleh ribuan masyarakat Inhu yang datang dari berbagai daerah.

Bupati Inhu H Yopi Arianto mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada KH Said Aqil Siradj yang telah meluangkan waktu untuk hadir di Inhu.

Kehadiran KH Said Aqil Siradj merupakan kebanggaan sekaligus momen bersejarah, karena untuk pertamakalinya, seorang pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia, bahkan di dunia hadir langsung di tengah masyarakat Inhu.

“Baru kemarin saya melihat di televisi KH Said Aqil Siradj bersama Bapak Presiden Jokowi dan Ibu Megawati. Namun hari ini, Pak Kiyai sudah berada di Inhu, kegiatan ini merupakan upaya kita bersama untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT”, jelasnya.

Pihaknya akan terus berupaya melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, terutama di halaman kantor Bupati Inhu.

"Hal ini merupakan salah satu upaya menedekatkan antara pemerintah dan masyarakat", jelasnya lagi.

Sementara itu KH Said Aqil Siradj dalam tausiyah menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutan yang baik dari pemerintah dan masyarakat Inhu untuk dirinya.

"Selamat atas terpilihnya H Yopi Arianto sebagai Bupati Inhu dan H Khairizal sebagai Wakil Bupati Inhu", katanya.

Kegiatan ini dapat dijadikan bentuk syukur masyarakat dan pemerintah Kabupaten Inhu, tugas ataupun amanat pertama yang harus dilakukan manusia sebagai mahluk ciptaan Allah SWT adalah menjadi manusia insaniyah, yakni manusia yang harus hidup harmonis.

"Namun terkadang banyak hal yang dapat menghalangi manusia untuk hidup harmonis karena masing-masing memiliki kepentingan yang mendahulukan hawa nafsu", tegasnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini