
"Terkait kriteria keluarga yang akan mendapatkan bantuan, pendataannya dilakukan oleh masing masing Lurah ataupun Kepenghuluan dengan memberdayakan Ketua Rukun Tetangga (RT), karena RT lah yang mengetahui persis kondisi ekonomi warganya," terangnya.
Semakin cepat Kelurahan atau Kepenghuluan dalam melaksanakan penjaringan warganya yang patut dan layak untuk menerima bantuan, maka semakin cepat pula bantuan untuk masyarakatnya disalurkan. Sedangkan mekanisme pendistribusiannya akan dikelola langsung oleh Dinas Sosial ke Kelurahan atau ke Kepenghuluan yang ada di masing-masing kecamatan.
Mewabahnya Covid-19 ini perlu adanya satu visi satu misi serta satu gerakan diam di rumah. Bahwa diam di rumah, masyarakat mengkarantina diri dengan berdiam di rumah merupakan langkah melindungi keluarga agar tidak terinfeksi Covid-19.
Tindakan yang mudah dan paling efektif melawan pandemi Covid 19, antara lain jangan panik dan piknik, namun untuk tetap waspada sering-sering cuci tangan pakai sabun, dan batuk atau bersin secara beretika.
"Jangan sering-sering pegang muka, terutama hidung, mulut dan mata. Jaga jarak, tak usah pelak-peluk, cipika-cipiki, salam-salaman, tos-tosan. Pakai cara sapaan yang lebih aman, dadah-dadah dari jauh kalau sama temen atau tempel tangan kanan ke dada kiri sambil menganggukkan kepala kalau sama yang lebih tua," imbaunya.
Tidak usah nonton konser, pertunjukan teater, pertandingan bola, konser dangdut, atau apapun itu acara yang bikin orang banyak tumplek bleg jadi satu. Tak usah ke museum, pameran, bioskop, klub malam, karaokean atau tempat ngumpul-ngumpul yang banyak orang.
Tak usah ikutan arisan, kondangan, pesta ultah, dan kalau perlu kegiatan ibadah. Tak usah kelayapan. Hindari berpergian yang menggunakan Bus, Kapal Ferry, Kereta Api dan kendaraan umum lainnya.
Dengan ikut serta dalam gerakan ini, berarti anda menutup kemungkinan penularan, minimal ke diri anda dan orang yang anda kasihi. Anda juga membantu menjaga agar virus tidak menyebar ke mana-mana, terutama kepada orang berisiko tinggi yang bisa kena gejala parah dari virus ini.
Kalau anda masih sayang sama diri sendiri, dan pacar/ suami/ istri/ anak/ bapak/ ibu/ dll dsb, lakukan hal ini dan bagikan juga ke teman dan keluarga.
Tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, melalui pengawasan dan pemantauan bersama terhadap masyarakat lingkungan sekitar, yang mengalami gejala gejala seperti demam, batuk, sesak nafas dan ada riwayat baru bepergian dari luar negeri.
Terhadap temuan gejala di atas agar dapat melaporkan kepada petugas kesehatan surveilans di Puskesmas dan upayakan menghindari keramaian dan bepergian bila tidak terlalu penting. (adv/diskominfotik rohil)