Pelanggan Air Bersih di Kerumutan Kesal, Air Macet dan Kotor Layanan Tak Maksimal

Redaksi Redaksi
Pelanggan Air Bersih di Kerumutan Kesal, Air Macet dan Kotor Layanan Tak Maksimal
ilustrasi
KERUMUTAN, riaueditor.com - Berharap dapat menikmati air bersih dengan lancar, tapi malah tersendat. Begitulah yang dialami ratusan pelanggan air bersih dari Pemkab Pelalawan di Kecamatan Kerumutan terpaksa memendam hasrat untuk menikmati air bersih, namun tagihan tetap jalan.

"Padahal air tak jalan berbulan-bulan. Tapi, tetap saja warga wajib bayar Rp 27 ribu tiap bulannya," keluh Buyung (35) warga Kerumutan, Ahad (10/7/2016) kepada riaueditor.com.

Warga bertambah kesal, karena petugas juga mengancam akan mencabut meteran. "Jelas-jelas kami tak menikmati air bersih, lebih dari dua bulan atau masuk tiga bulan. Tapi Petugas pengutip uang ngancam bang, kalau tak bayar uang Rp 27 ribu itu meteran dicabut," ungkap warga Air Kuning, Kerumutan ini.
 
"Meteran itu asal tahu saja kami beli Rp 1,2 juta. Kalau dicabut tentu kami yang rugi. Sudahlah air lebih sering mati dan kini tak jalan total. Kalau pun jalan, kadang airnya berlumpur sungai dan kadang ada jelantah karena obat air terlalu banyak," imbuhnya lagi.

Pelanggan air bersih yang malah disebut warga air kotor, pernah mempertanyakan terkait pelayanan yang tak maksimal. "Saat ditanya kenapa air macet jawaban petugasnya beragam dan tak jelas peruntukannya," ujarnya sambil menyebutkan untuk pelanggan air bersih yang disediakan Pemda Pelalawan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) lebih lima ratus pelanggan bahkan mencapai angka ribuan pelanggan.

Karena kondisi air dan pelayanan tak maksimal, mesti sudah terpasang hampir dua tahun, Buyung dan pelanggan air bersih lainnya berharap Pemkab Pelalawan segera memperbaiki pelayanan air bersih kepada masyarakat.

"Kalau dibiarkan tentu kami yang dirugikan. Kami sudah beli meteran, malah dikenakan bayar bulanan, tapi tak bisa menikmati air. Kalau saya pribadi, menolak membayar bulanan Rp 27 ribu, karena tidak jelas peruntukkannya. Kalau, memang saya pakai airnya sesuai meteran tentu akan saya bayar. Jadi, kami harap DPRD Pelalawan juga Pemda cek ulanglah soal air bersih di Kerumutan," tutupnya berharap.

Hingga berita ini dirilis, Kepala Dinas PU Kabupaten Pelalawan Ir H Hasan Tua Tanjung MT melalui telepon selulernya belum bisa dihubungi untuk konfirmasi soal air bersih yang kotor dan tidak mengalir ke rumah-rumah warga di Kecamatan Kerumutan.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini