Asisten I Setdakab Inhil Buka Sosialisasi Pembentukan Karakter Bangsa Dan Budaya Generasi Muda 2016

Redaksi Redaksi
Asisten I Setdakab Inhil Buka Sosialisasi Pembentukan Karakter Bangsa Dan Budaya Generasi Muda 2016
humas inhil
Asisten I Setdakab Inhil Buka Sosialisasi Pembentukan Karakter Bangsa Dan Budaya Generasi Muda 2016.
INHIL, riaueditor.com - Asisten I Setdakab Inhil, Drs Afrizal secara resmi membuka sosialisasi Pembentukan Karakter Bangsa, Budaya Generasi Muda tahun 2016  di Aula Telaga Puri Tembilahan, Kamis (15/12/16). Tampak hadir beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil dan peserta sosialisasi.

Sosialisasi Pembentukan Karakter Bangsa Budaya Generasi Muda Tahun 2016 yang ditaja oleh Kesatuan Bangsa Politik Inhil selama dua hari ini menghadirkan narasumber dari Polres, Kodim 0314/Inhil serta Kesbangpol Inhil yang diikuti sebanyak 100 orang mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Inhil.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk membentuk Karakter Bangsa Budaya generasi muda serta membangun memperkuat komitmen generasi muda khususnya di kalangan Mahasiswa bahaya dan dampak terhadap kejahatan terorisme, radikalisme bahaya narkotika serta keutamaan dalam upaya penguatan nilai-nilai bela negara di kalangan generasi muda. 

Bupati Inhil HM Wardan dalam sambutannya yang diwakili Asisten I Setdakab Inhil Drs Afrizal mengatakan, situasi dan kondisi bangsa Indonesia saat ini tengah menghadapi permasalahan yang amat sangat serius yaitu menurunnya moral di kalangan remaja. Permasalahan budaya dan karakter bangsa kini banyak diperbincangkan. berbagai persoalan yang muncul di masyarakat seperti korupsi, kekerasan, kejahatan seksual, perusakan, perkelahian massa, tawuran antar pelajar, turunnya kewibawaan guru di mata peserta didik, pola hidup konsumtif, dan sebagainya menjadi topik pembahasan hangat.

"Bangsa kita  menghadapi permasalahan seperti dis-orientasi dalam implementasi nilai-nilai pancasila, bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, memudarnya kesadaran terhadap nilai-nilai budaya bangsa, ancaman dis-integrasi bangsa, melemahnya kemandirian bangsa," paparnya.

Berbagai alternatif penyelesaian diajukan antara lain dibuatnya peraturan yang berkaitan dengan penguatan kembali budaya dan karakter bangsa. karakter pada dasarnya dimulai dari pembentukan fitrah yang diberikan ilahi, yang kemudian membentuk jati diri dan perilaku dan dalam prosesnya sendiri, fitrah dari ilahi itu sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, sehingga lingkungan memiliki peranan yang cukup besar dalam membentuk jati diri dan perilaku anak.

"Oleh karena itu sekolah sebagai bagian dari lingkungan memiliki peranan yang sangat penting dan dianjurkan agar setiap sekolah dan seluruh lembaga pendidikan memiliki school culture, di mana setiap sekolah memiliki pendisiplinan dan kebiasaan mengenai karakter yang akan dibentuk, dan juga bagi para pemimpin dan pendidik lembaga pendidikan tersebut juga harus mampu memberikan suri tauladan mengenai pendidikan karakter," ungkapnya.

Masih sambung Asisten I, sehubungan dengan kondisi dan berbagai permasalahan yang telah dikemukakan diatas, pemerintah kabupaten indragiri hilir melalui badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten indragiri hilir memandang perlu menyelenggarakan kegiatansosialisasi pembentukan karakter bangsa, budaya generasi mudadalam mewujudkan peningkatan kualitas generasi muda bangsa yang mampu meminimalisasi penyebab berbagai permasalahan budaya dan karakter bangsa.

"Mengingat pendidikan belum sepenuhnya memberikan kontribusi yang berarti dalam pembentukan karakter peserta didik seiring dengan pencapaian kompetensinya. Padahal kesuksesan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill)," pungkasnya. (adv/hms)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini