Pemprov Riau Diminta ‘Kejar’ Penerimaan PKB

Redaksi Redaksi
Pemprov Riau Diminta ‘Kejar’ Penerimaan PKB
(Doc. Net)

PEKANBARU - Fraksi Partai Golongan Karya (F-PG) meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk terus berupaya mengoptimalkan atau meningkatkan penerimaan pendapatan daerah khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). 

Pasalnya apa yang sudah dicapai sekarang masih dapat dioptimalkan kalau dilihat dari jumlah kendaraan bermotor yang terus bertambah.

Hal ini disampaikan oleh perwakilan anggota Fraksi Partai Golkar, Ramos Tedy Sianturi dalam menyikapi atau menanggapi Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau Tahun Anggaran 2018 dalam Pandangan Fraksinya, Jumat (21/06).

Menyikapi apa yang jadi Pandangan Fraksi Golkar tersebut, Pemerintah Provinsi Riau yang disampaijan oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Ahmad Hijazi mengakui terus berupaya untuk hal itu. Salah satunya telah disepakatinya kerjasama pertukaran data dengan pihak Ditjend Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri sebagai basis data penetapab pajaj progresif berbasis NIK (Nomor Induk Keluarga).

"Kemudian juga dengan mekakukan penyempurnaan Petunjuk Pelaksanaan Pajak Progresuf serta pengemvangan aplikasi pajak daerah yang bekerjasama dengan Bank Riau Kepri yang diharapkan akan dapat segera diimplementasikan," jelas Sekda memberikan penjelasan terhadap upaya yang dilakukan.

Sementara itu terhadap penurunan angka kendaraan bermotor yang tidak melakukan pengesahan ulang, disampaikan juga oleh Sekda, hal ini dilakukan upaya kegiatan Operasi Penertiban dan pemberian keringanan pengurangan pokok pajak maupun penghapusan denda.  

"Dengan upaya ini diharapkan akan banyak yang mau mekakukan pengesahan kendaraan," tambahnya lagi. (mcr)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini