Ada 12 Titik Lokasi Judi Berkedok Gelper, Yose Minta Kapolresta Pekanbaru Segera Menindak

Redaksi Redaksi
Ada 12 Titik Lokasi Judi Berkedok Gelper, Yose Minta Kapolresta Pekanbaru Segera Menindak
eza/rec
Ada 12 Titik Lokasi Judi Berkedok Gelper, Yose Minta Kapolresta Pekanbaru Segera Menindak.

PEKANBARU, riaueditor.com - Dari sidak yang dilakukan, ternyata terdapat 12 titik lokasi judi berkedok gelanggang permainan alias Gelper. 

Menyikapi hal ini anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra terlihat geram sebab belum adanya tindakan dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru dan Pemko Pekanbaru, dalam menindaklanjuti dugaan perjudian berkedok Gelanggang Permainan anak-anak ini.

Kekesalan Yose bertambah usai dirinya melakukan peninjauan di 4 lokasi gelper dari 12 titik yang dikunjunginya di Kota Pekanbaru, Selasa (15/8) siang. 

"Dari sidak dilakukan dapat dilihat langsung bagaimana aktivitas dan modus gelper tersebut berada di tempat tersembunyi. Disini (lokasi gelper,red) banyak laporan masyarakat soal adanya tindak pidana perjudian. Ada transaksi hadiah untung-untungan. Kita pantau dan monitor langsung. Ada unsur judi disini (Gelper,red). Kalau Kapolresta tidak mampu menindak, kita minta pada Kapolda Riau, Kapolresnya dicopot saja," tegas Politisi Partai Golkar ini.

Menurut Yose, ada penyalahgunaan izin yang diberikan dalam mengungkap kasus gelper tersebut. Secara kasat mata, gelper itu mayoritas dimainkan oleh orang dewasa padahal izin yang diberikan hiburan anak-anak.

"Coba dilihat sendiri, apa ada anak-anak disitu? Ada 12 lokasi titik dengan pemilik 4 orang pengusaha yang berasal dari Dumai dan Medan," cetusnya.

Disebutkan Yose, kasus arena dugaan judi berkedok gelper ini bukanlah kasus baru. Sebelumnya pada tahun 2012 di Kota Pekanbaru, Polresta Pekanbaru sudah melakukan penyidikan. Dan hasilnya berkas P21 ada unsur perjudian disitu.

"Kita tidak mau ada penyalahgunaan izin disini. Karena jelas ada tawaran hadiah besar dan untung-untungan disini. Kalau polisi tidak mengatakan itu unsur judi, perlu ditinjau lagi jabatannya dalam mengungkap kasus ini," tegasnya.

Yose tak ingin, Kota Pekanbaru yang mermarwah dikotori dengan adanya aktivitas dugaan perjudian berkedok gelper. Sebab menurutnya, ini jelas tidak mencerminkan budaya melayu dan slogan Pekanbaru Kota Madani.

"Ini jelas penyakit masyarakat. Kita minta kaum cerdik pandai dan tokoh melayu bicara. MUI juga bicara. Karena ini (gelper) tidak mencerminkan budaya melayu," pintanya.(Eza)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini