Telkomsel Diduga Sebar Data Pelanggan ke Asing

Redaksi Redaksi
Telkomsel Diduga Sebar Data Pelanggan ke Asing
okezone
ilustrasi logo Telkomsel
JAKARTA – Telkomsel kembali digoyang kasus penyadapan oleh pihak asing. Isu penyadapan yang diduga dilakukan operator seluler Tanah Air itu kini semakin kuat. Bahkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan meminta keterangan dari perusahaan pelat merah tersebut.

Dugaan kuat lain yakni adanya informasi dari Joseph David, founder and CEO PT Catur Software Indonesia (CSI), yang menyebut bahwa Telkomsel sebagai salah satu perusahaan operator telekomunikasi terbesar Tanah Air diduga telah menggadaikan informasi ke negara lain demi meraup keuntungan.

David mengatakan, hal mengejutkan yang terjadi pada salah satu operator terbesar di Indonesia yakni Telkomsel dengan 139 juta pengguna dan dengan transaksi setiap harinya Rp180 miliar.

"Itu 60 persennya produk luar yang dibeli lewat Telkomsel. Sayangnya, Telkomsel kasih data ke luar. Itu sayangnya, kasih data ke luar (pihak asing). Semuanya bisnis," ujar David kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Karena itulah, tentunya pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah terkait isu tersebut. Sebab, bisa saja menjadi preseden buruk bagi Indonesia.

Seperti diketahui, langkah Kominfo memanggil Telkomsel ini sebagai tindak lanjut dari informasi yang terungkap melalui mantan Kontraktor Badan Intelijen AS, Edward Snowden, yang membocorkan dokumen bahwa Indonesia sebagai target pengintaian Australia.

Dalam dokumen itu disebutkan mata-mata Australia menargetkan dan mengintai jaringan telefon terbesar Indonesia serta sistem telekomunikasinya.

Laman The Sidney Morning Herald (SMH) memberitakan, Australia Signals Directorate (ASD) telah bekerja sama dengan Government Communications Security Bureau (GCSB) Selandia Baru untuk mendapat akses komprehensif jaringan telekomunikasi di seluruh Indonesia dan Pasifik Selatan.

Laporan rahasia Selandia Baru yang bocor itu juga menegaskan ketertarikan ASD pada jaringan terbesar di Indonesia, Telkomsel, yang melayani lebih dari 122 juta pelanggan.

Sementara ketika dikonfirmasi mengenai kebenaran informasi tersebut, pihak Telkomsel, dalam hal ini Adita Irawati, VP Corporate Communication Telkomsel, belum merespons pesan elektronik yang diajukan Okezone. Okezone pun coba menghubungi kembali, tapi pihak Telkomsel tidak menjawab panggilan.


(amr/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini