Manajemen Lion Air Laporkan Dirjen Perhubungan Udara ke Bareskrim

Redaksi Redaksi
Manajemen Lion Air Laporkan Dirjen Perhubungan Udara ke Bareskrim
ilustrasi okezone
JAKARTA - Buntut dari pemberian sanksi terhadap maskapai Lion Air, pejabat Kementerian Perhubungan dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri, Senin 16 Mei 2016.

Laporan yang teregister dengan Nomor LP/512/V/2016 Bareskrim itu melaporkan Dirjen Perhubungan Udara, Suprasetyo dengan dugaan tindak pidana penyalahgunaan wewenang dan melakukan atau tidak melakukan sesuatu sebagaimana yang diatur dalam Pasal 421 dan 335 KUH Pidana.

(Baca juga: Disanksi Kemenhub, Lion Air Berhenti Terbang Sebulan)

"Bukan disomasi, kita melalui proses jalur hukum. Kita melaporkan, saya diperlakukan seperti ini benar enggak nih. Ada enggak kesewenang-wenangan. Ada enggak pelanggaran Pasal KUH Pidana 421. Itu kita laporkan ke polisi, Mabes Polri," kata Direktur Utama Lion Air Edwar Sirait saat jumpa pers di Lion Tower Jalan Gajah Mada Jakarta Pusat, Kamis (19/5/2016).

Penyalahgunaan wewenang yang dimaksud Edward adalah terkait penandatanganan surat dalam pemberian dua sanksi kepada Lion Air yakni pembekuan ground handling dan pelarangan penambahan rute baru dalam kurun waktu enam bulan.

"Keduanya logis enggak? Sanksi Ground handling dan rute enam bulan itu. Apapun isi suratnya kita keberatan itu dulu. Kita laporkan yang tanda-tangan suratnya," katanya.

"Apakah pemberian sanksi sudah sesuai kewenangannya tidak? Itu dulu. Kalau materinya relatif. Apakah kamu saya bilang sementara azaz praduga tidak bersalahnya tidak ada,"


tukasnya. (kha/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini