Sejak Awal 2026, 10 Daerah di Riau Dilanda Karhutla

Redaksi Redaksi
Sejak Awal 2026, 10 Daerah di Riau Dilanda Karhutla
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)

PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, hingga di awal tahun 2026 hingga saat ini 10 kabupaten dan kota di Riau dilanda kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan total luasan Karhutla 59,38 Hektare (Ha).

Kepala BPBD Damkar Riau, M. Edy Afrizal mengatakan, 10 daerah tersebut yakni Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuantan Singingi (Kuansing), Kota Dumai dan Pekanbaru.

Untuk Karhutla di Kota Dumai, hingga saat ini tercatat seluas 7 Ha, Bengkalis 15,01 Ha, Kepulauan Meranti 2,70 Ha, Siak 5,30 Ha, Pekanbaru 8,43 Ha, Kampar 7,25 Ha, Pelalawan 6 Ha, Inhu 1,30 Ha, Inhil 5 Ha dan Kuansing 1,50 Ha.

“Dari rincian luasan tersebut, terpantau 200 hotspot atau titik panas dengan jumlah fire spot atau titik api sebanyak 40,” ujarnya.

Namun demikian, saat ini Karhutla yang terjadi di beberapa wilayah tersebut dilaporkan sudah berhasil ditangani oleh tim gabungan.

“Laporan dari masing-masing daerah Karhutla di wilayah sudah bisa ditangani. Sudah ada yang padam total dan ada juga yang masih proses pendinginan,” sebutnya.

Dalam upaya penanganan Karhutla, saat ini sudah banyak unsur yang terlibat. Mulai dari BPBD Kabupaten/Kota, TNI-Polri, Manggala Agni, masyarakat peduli api dan juga pihak perusahaan.

Provinsi Riau hingga saat ini belum menetapkan status siaga darurat Karhutla, sehingga penanganan masih dilakukan oleh masing-masing daerah.

"Koordinasi tetap dilaksanakan agar pemadaman berjalan efektif,” ujarnya.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini