Pemkab Pelalawan Dinilai Tak Serius Tangani Karhutla

Redaksi Redaksi
Pemkab Pelalawan Dinilai Tak Serius Tangani Karhutla
JUL/riaueditor.com
Pelalawan Status Darurat Bencana
PKL.KERINCI, riaueditor.com- Kabut asap yang semakin memburuk di Kabupaten Pelalawan menjadi tanya besar terhadap kinerja Pemkab Pelalawan dalam mengatasi Karhutla. Hingga saat ini Kamis (20/2) Kabupaten Pelalawan terkhusus Ibukota Pangkalan Kerinci masih diselimuti asap. Jarak pandang berkisar 10 sampai 20 meter saja. Meski 2 menit turun hujan pada pukul 14.30 kabut asap bahkan semakin tebal.

Tokoh masyarakat Pelalawan yang juga pewaris Sultan Pelalawan H Kashar Haroen kepada riaueditor Kamis (20/2) mengungkapkan kekesalannya atas keterlambatan Pemkab dalam mengantisipasi Karhutla dan kabut asap.

"Seharusnya rapat terpadu penangulangan bencana dilakukan jauh-jauh hari. Saya baca di koran baru semalam Pemkab melakukan rapat bersama dengan pihak-pihak terkait. Kebiasaan kita kalau sudah parah dan penderita ISPA sudah meningkat tajam baru bergerak. Namun gerakan dan aksi nyatapun tidak jelas," paparnya.

Secara pribadi, Kata Kashar, seharusnya Pemkab mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap dalam bentuk yang kongkrit. Seluruh perusahaan dirangkul dan diberi tanggung jawab untuk pemadaman api, bukan sekedar himbauan saja.

"Begitu juga dengan instansi terkait harus diberi tanggungjawab. Apakah cukup dengan menggelar apel siaga penanggulangan bencana dan pendirian posko sudah cukup. Kalau perlu berkoordinasi dengan Propinsi untuk membuat hujan buatan. Bayangkan saja penderita ISPA sudah mendekati 2000 kasus akibat asap. Ini harus diwaspadai," terangnya.(Jul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini