Pembangunan Kebun Sawit Berdasarkan Permintaan Kelompok Tani

Redaksi Redaksi
Pembangunan Kebun Sawit Berdasarkan Permintaan Kelompok Tani
ist.net
RENGAT, riaueditor.com- Ketua KUD Motah Makmur Syamsuar membenarkan bahwa pihaknya meminjam dana dari PT Tasma Puja untuk pembangunan kebun kelapa sawit tersebut. Dari 1.600 hektare yang direncanakan, sudah di buka 700 hektare dan telah ditanam sekitar 34 hektare.

Pembangunan kebun kelapa sawit tersebut merupakan permintaan kelompok tani yang disampaikan kepada KUD. Saat ini terdapat 25 kelompok tani yang terdiri dari 5 kelompok tani dari Desa Anak Talang, 5 kelompok tani dari Desa Cenaku Kecil dan 15 kelompok tani dari Desa Kepayang Sari. "Karena KUD tidak punya dana, makanya kita pinjam dari PT Tasma Puja," jelas Syamsuar.

Ditegaskan Syamsuar, lahan yang dibangun kebun kelapa sawit tersebut sebelumnya merupakan areal garapan masyarakat dan tidak ada lagi tersisa hutannya. Bahkan sebagian lahan tersebut sudah ada yang ditanami padi dan karet. "Makanya kami tidak mengetahui jika lahan tersebut masuk kawasan HPT," ungkapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Polres Inhu menduga KUD Motah Makmur yang merupakan mitra PT Tasma Puja diduga telah melakukan perambahan kawasan HPT secara ilegal untuk pembangunan kebun kelapa sawit seluas 1.600 hektare di Desa Cenaku Kecil, Kepayang Sari dan Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku.

Padahal pihak KUD Motah Makmur sampai saat ini belum mengantongi izin  pelepasan kawasan dari Menteri Kehutanan. Bahkan kuat dugaan, perambahan kawasan hutan untuk kebun kelapa sawit tersebut didanai oleh PT Tasma Puja.

Untuk menindaklanjuti kasus ini, Jumat (7/3) Polres Inhu melalui Sat Reskrim telah memanggil sejumlah pengurus KUD Motah Makmur untuk dimintai keterangannya, termasuk pihak PT Tasma Puja. "Hari ini ada beberapa yang kita panggil untuk dimintai keterangannya. Sejauh ini kita masih sebatas mengumpulkan keterangan saja," ujar Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Meilky Bharata. (ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini