Pakai Obat Batuk Untuk Mabuk, Aparat Pemerintah Diminta Tingkatkan Pengawasan

Redaksi Redaksi
Pakai Obat Batuk Untuk Mabuk, Aparat Pemerintah Diminta Tingkatkan Pengawasan
Anggota DPRD Pelalawan, Said Mashudi
PELALAWAN, riaueditor.com - Sudah menjadi kebiasaan buruk bagi pemuda berada di Kecamatan Kuala Kampar, salah satunya menggunakan obat batuk untuk mabuk-mabukan. DPRD Pelalawan minta seluruh pihak mulai dari orang tua, Camat, Lurah dan tokoh masyarakat untuk melakukan kontrol dan pengawasan.

Hal ini diungkapkan anggota DPRD Pelalawan, Said Mashudi. Ia mengaku kebiasaan buruk pemuda sudah diketahuinya sejak lama.

"Saya sudah tahu masalah ini, dan saya sudah berkali-kali berkoordinasi dengan aparat Kepolisisan maupun tokoh Masyarakat setempat. Hanya saja ini penyalahgunaan terhadap obat batuk untuk mabuk-mabukan. Komix Itukan legal cuma disalah gunakan, dikonsumsi untuk mabuk-mabukan, disini masalahnya karena unsur pidananya tidak ada. Ini kasusnya hampir sama dengan ngelem," ujar politisi Golkar Pelalawan ini.

Said Mashudi juga menyebutkan dampak dari ngomix para pemuda Kuala Kampar memang meresahkan warga.

"Saya sendiri pernah ke Polsek Kuala Kampar melihat langsung pemuda yang gara-gara mabuk komix memeras orang. Begitu juga dengan kasus pencurian selama ini. Kita berharap pembinaan terhadap pemuda serta pengawasan orang tua harus ditingkatkan. Masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan membubarkan aktifitas pemuda yang ngomix," tegasnya.

Said juga meminta kepada penjual komix untuk juga mengontrol dalam menjual barang. Jika perlu tidak usah dilayani kalau ada pemuda membeli komix dalam jumlah besar.

"Aparat kepolisian bersama aparat Pemerintahan Desa dan Kecamatan diminta intens melakukan penyuluhan dan pembinaan. Kita berharap tidak ada lagi kegiatan ngomix pemuda yang merusak kesehatan mereka sendiri dengan mengkonsumsi komix secara berlebihan," tukasnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini