Bongkar Rumah Baru, Warga Sebut Satpol Rohul Tak Berprikemanusiaan

Redaksi Redaksi
Bongkar Rumah Baru, Warga Sebut Satpol Rohul Tak Berprikemanusiaan
rely
Rumah warga yang dibongkar paksa oleh Satpol PP Rohul
PSR.PANGARAIAN, riaueditor.com - Warga Batang Samo Hulu, Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menilai ulah anggota Satpol PP Rohul tidak berperikemanusian. Pasalnya rumah kayu yang hendak dibangun di Jalan Lingkar KM 4, diobrak-obrik Satpol PP tanpa belas kasihan.

Informasi yang didapat dari Total Laris Aritonang (40) di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), Rabu (10/6), rumah yang mau dibangun rencana untuk berjualan pakaian bekas sebagai mata pencaharian.

"Tapi rumah kami diobrak-abrik tanpa ada rasa belas kasihan, rumah kami dibongkar sekitar pukul 17.00 WIB, kami kan orang miskin, cuma bisa bangunan rumah seperti ini," katanya.

Menurutnya, Satpol PP yang datang itu sekitar 20 personil, mereka merusak rumah yang baru dibangun, kemudian membawa sebanyak 60 lembar atap seng, sekitar 20 buah broti, alat-alat pertukangan dan lainnya.

"Kalau bangunan parmanen kami tidak sanggup membuatnya, cuma bangunan seperti ini yang bisa kami buat," keluhnya.

Dari ulah Satpol PP Rohul ini, Total Laris Aritonang menilai Satpol PP sangat kejam, masa di sepanjang jalan cuma bisa dibuat bangunan parmanenan.

"Terus kami punya tanah di sini, sedangkan kami tidak mampu membuat bangunanparmanen, padahal kami tengah mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB)nya," tuturnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Sukamaju, H. Baharuddin Hasibuan, di dampingi Tokoh Masyarakat Suka Maju, Murlan Nasution, Ketua Pemuda Sukamaju Sukardana Nasution telah bermusayawarah, kalau bangunan rumah tersebut tidak ada koordinasi dengan pemerintahan desa.

"Sepanjang ini mereka yang membangun tersebut, tidak ada melapor kepada kita, saya pun heran tiba-tiba sudah ada bangunan tersebut, seharusnya mereka konsultasi dengan kita, termasuk mengenai status kependudukan belum bagi kami sebagai aparatur desa," ucapnya.

Tapi terkait barang-barang dan peralatan rumah tersebut, lanjut Kades Sukamaju, sudah dikoordinasikan dengan pihak Satpol PP Rohul, supaya dikembalikan baik-baik kepada pemiliknya.

"Saya sudah menyarankan kepada Satpol tersebut supaya masyarakat itu dibongkar sendiri, namun pihak Satpol menyatakan kalau terkait bangunan itu sudah dilakukan peringatan dua kali," jelasnya.

Pada kesempatan terlihat, hadir Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jamaludin Nasution, memantau pembongkoran yang dilakukan pihak Satpol Rohul serta masyarakat lainnya.(rely)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini