Potensi Kolaps Akibat Lonjakan Kasus COVID-19 Bisa Terjadi Lebih Cepat

Redaksi Redaksi
Potensi Kolaps Akibat Lonjakan Kasus COVID-19 Bisa Terjadi Lebih Cepat
Polisi berjaga saat penyekatan jalan di kawasan Pasar Baru, Jakarta, Kamis (31/12/2020). Polda Metro Jaya menutup sejumlah ruas jalan selama Car Free Night dan Crowd Free Night pada malam Tahun Baru 2021 untuk mencegah penyebaran COVID-19. (Liputan6.com/F

JAKARTA - Kasus COVID-19 di Indonesia selama dua minggu terakhir terus menggeliat. Ahli pun memerkirakan bahwa puncak lonjakan kasus virus Corona di tanah air terjadi pada Juli 2021.

Berbicara soal lonjakan kasus COVID-19, Epidemiolog dari Griffth University Australia, Dicky Budiman menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan hal tersebut terjadi, katanya dilansir dari Liputan6.com.

Dicky, menjelaskan, potensi lonjakan kasus COVID-19 memang ada, kecuali ada respons yang radikal seperti pembatasan yang sangat ketat.

Selain pengetatan, tes (testing) dan pelacakan (tracing) hingga 500ribu orang serta karantina dan vaksinasi yang efektif dapat mengurangi risiko lonjakan kasus COVID-19 yang dapat kembali terjadi.

“Kalau tidak ya virus ini akan dengan leluasa mengikuti pola eksponensial sesuai hukum biologi. Kita mau percaya atau tidak ya akan berlaku seperti itu. Potensi masa kritis kita bisa sampai Juli itu dan dalam konteks ini banyak sekali korban, bukan hanya korban kesakitan tapi juga kematian,” kata Dicky kepada Health Liputan6.com melalui fitur pesan suara pada Rabu (23/6/2021).


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini