Puskesmas Panipahan Serahkan 1 Tas Kit UKS Kepada SMPN 1 Palika

Redaksi Redaksi
Puskesmas Panipahan Serahkan 1 Tas Kit UKS Kepada SMPN 1 Palika
rd/riaueditor
Kepala Puskesmas Dr Hj Netty Juliana saat menyerahkan 1 paket UKS Kit kepada Kepala SMPN 1 Panipahan, Arus Gunanjar.
PANIPAHAN, riaueditor.com - Pihak Puskesmas Panipahan menyerahkan 1 Tas Kit Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Kedatangan pihak puskesmas disambut baik oleh kepala SMPN 1 Palika, Arus Gunanjar dan guru UKS Eso Gusrina di ruangan UKS, Kamis (21/1) pukul 12.30 wib.

Kepala Puskesmas Panipahan dr Hj Netti Juliana mengatakan, Adapun acara siang itu penyerahan 1 tas UKS kit berisi 12 item barang keperluan UKS. Adapun itemnya terdiri dari  tensimeter, timbangan bb, stetoskop, alat pengukur tb, senter periksa, termometer, bak instrumen, tongue spatel, kaca mulut, ishira test, test snellen dan tas punggung.

"Kita menerima 2 paket UKS Kit yang kita berikan kepada 2 sekolah yang sudah memiliki ruangan UKS tersendiri dan tidak bergabung dengan ruangan lain. Karena kita ketahui disini masih banyak di sekolah-sekolah ruang UKS hanya disekat lemari dan tempatnya di sudut ruangan guru dan itu dikarenakan masih banyak sekolah yang kekurangan ruang belajar, namun itu kita hargai karena sebenarnya pihak sekolah telah berusaha untuk melaksanakan program UKS di sekolahnya," kata Netty.

Sasaran program UKS seluruh peserta didik baik tingkat sekolah taman kanak-kanak, pendidikan dasar, menengah, agama, kejuruan, maupun SLB. Untuk SD program diprioritaskan pada kelas 1 fase penyesuaian, kelas 3 fase evaluasi dan kelas 6 fase persiapan ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Netty menjelaskan, tujuan khusus untuk memupuk kebiasaan hidup sehat dan meningkatkan derajat kesehatan peserta didik yang mencakup penurunan angka kesakitan anak, peningkatan kesehatan peserta didik baik fisik, mental dan sosial. Tujuannya juga agar peserta didik memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip prinsip hidup sehat,berpartisipasi aktif dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah. Meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan terhadap anak sekolah. Kemudian terakhir untuk meningkatkan daya tangkal, daya hayat terhadap pengaruh buruk narkotika, rokok, alkohol dan obat obatan berbahaya lainnya.

Kegiatan yang dilaksnakan oleh tenaga UKS meliputi 7 poin diantaranya, pemeriksaan kesehatan gigi, mulut, telinga, tenggorokan, kulit dan rambut. Pemeriksaan perkembangan kecerdasan. Pemberian imunisasi. Penemuan kasus kasus dini. Pengobatan sederhana. Pertolongan pertama, dan Rujukan ke puskesmas atau rumah sakit.

Pengelolaan di sekolah mengikut sertakan peran serta masyarakat sekolah antara lain guru, peserta didik, karyawan sekokah, komite sekolah. Pelaksanaan program UKS antara lain meliputi guru UKS, peserta didik, tim UKS puskesmas serta masyarakat sekolah atau komite sekolah pada tingkat puskesmas dengan koordinator pelaksana terdiri dari dokter, perawat, petugas imunisasi, pelaksana gizi serta sanitarian.

"Kami dari pihak puskesmas berharap pada pihak sekolah untuk menjaga baik-baik alat UKS Kit dan melaksanakan kegiatan UKS dengan sebaik mungkin dan kalau dapat kepala sekolah menyiapkan program studi banding ke sekolah lain di luar kecamatan Palika yang memang untuk UKS nya sudah berjalan dengan baik bahkan ada yang berprestasi sampai tingkat provinsi," jelas tenaga kesehatan teladan nasional 2014 itu.

Tahap awal pihak sekolah dan pihak puskesmas akan melakukan bimbingan khusus pada kader UKS nya seperti cara mengukur tensi, mengukur tb dan bb serta tindakan pertolongan pertama yang bisa dilakukan di sekolah sebelum melakukan rujukan.

"Semoga program yang kita rencanakan bisa berjalan dengan baik dan sekolah lain juga termotivasi untuk membuat UKS yang aktif di sekolahnya," pungkasnya.(rd)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini