Mantan Utusan Paus Akan Diadili di Paris terkait Tuduhan Pelecehan Seksual

Redaksi Redaksi
Mantan Utusan Paus Akan Diadili di Paris terkait Tuduhan Pelecehan Seksual
(Foto: AFP)
Mantan utusan Paus Fransiskus, Luigi Ventura, saat masih aktif di layanan gereja.

PARIS - Mantan utusan Paus Fransiskus untuk Prancis, Luigi Ventura, akan diadili di Paris pada November karena dituduh melakukan pelecehan seksual. Kabar itu diungkapkan beberapa sumber kepada AFP, Kamis (23/7/2020).

Ventura, seorang uskup agung kelahiran Italia, dicabut kekebalan diplomatiknya oleh Vatikan pada Juli tahun lalu. Keputusan itu diambil setelah dia diinterogasi oleh polisi mengenai pengakuan kekerasan seksual yang dialami oleh empat pria. Ventura mengundurkan diri pada Desember lalu setelah mencapai batas usia 75 tahun untuk jabatannya itu.

Pengadilan terhadap lelaki renta itu akan dibuka pada 10 November. Ventura menyangkal semua tuduhan dari empat pria itu, termasuk klaim bahwa dia berulang kali meraba-raba bagian belakang tubuh seorang pejabat junior di Balai Kota Paris di sebuah upacara pada Januari 2019.

Sejak itu, dua orang lainnya datang ke polisi untuk melaporkan insiden serupa. Ada pula keluhan yang dilaporkan di Ottawa, Kanada, oleh seorang pria yang menyampaikan tuduhan serupa tentang sebuah insiden pelecehan pada 2008. Pada waktu itu, Ventura sedang bertugas di Kanada.

BACA JUGA: Gunakan Ayat Bibel, Pastor Ini Bujuk Remaja Perempuan untuk Bercinta

Sebagai seorang diplomat karier Vatikan, Ventura pernah melayani jemaat di Brasil, Bolivia, dan Inggris. Dia kemudian diangkat menjadi duta besar atau utusan di Pantai Gading, Burkina Faso, dan Niger, Cile, dan kemudian Kanada.

Gereja Katolik telah berjuang melawan sejumlah tuduhan atau kasus pelecehan dan kekerasan seksual oleh para pastor—yang sebagian besar melibatkan korban anak di bawah umur.

(iNews.id)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini