Aksi Bela Uighur, Netizen Serukan #CHINAZI

Redaksi Redaksi
Aksi Bela Uighur, Netizen Serukan #CHINAZI
twitter.com/simonf8113

JAKARTA - Sejumlah demonstran melakukan aksi bela Uighur di China pada Minggu (22/12) lalu berakhir ricuh. Sontak, netizen di Twitter menyerukan #CHINAZI karena beredar gambar kekejaman polisi saat menertibkan aksi solidaritas itu.

Tak hanya pengunjuk rasa yang diserang, beberapa jurnalis yang meliput pun ditembaki gas air mata.

Akun @simonf8113 mengunggah sebuah video yang memperlihatkan seorang fotografer tengah mengabadikan momen saat polisi menahan demonstran. Lalu, dengan sengaja polisi itu menembakkan gas air mata, tepat di depannya.

"25/12 19.35 MK [waktu Hong Kong], #HKPF [Polisi Hong Kong] menangkap 4-5 #HKProtester di luar Langham Place dan menghentikan jurnalis untuk mendekat. Mereka mendorong jurnalis terus menerus dan juga menembakkan gas air mata. Tindakan yang gila," cuitnya.

25/12 19:35 MK #HKPF arrested 4-5 #HKProtesters outside Langham Place & stopped the press to step close

They pushed away those press continuously & also fired several shots of PS ball to the ground w/o warning 😓

Madness action 😡#HKPoliceTerrorism #HKProtests

Source: Aquarius pic.twitter.com/oGphC1IuCP

— 😷simonf811😷 (@simonf8113) December 25, 2019

Bahkan beberapa pejalan kaki yang kebetulan tengah melintasi zona kerusuhan dan tidak bersalah juga ditangkap oleh pihak kepolisian Hong Kong.

"Baru saja di Jalan Mong Kong, pejalan kaki yang tidak bersalah ditangkap. Jika ini bukan dianggap sebagai tindakan Nazi, Dehumanisasi, dan Genosida, saya tidak tahu apa itu," cuit akun @SJPeralta84.

Lalu akun @SummerSnowmanHK, juga mengunggah video yang menunjukkan sekelompok pemuda berpakaian seperti orang biasa yang terindikasi memihak kepada pemerintah China dan memakai 'pita biru', memukul warga sipil dengan tongkat.

"Saat #ChristmasEve di Hong Kong, sekelompok 'pita biru' menyerang warga sipol dengan tongkat dan palu tanpa pandang bulu. #HKPoliceBrutality mereka merusak liburan Natal yang aman dan damai untuk warga Hong Kong," kata dia.

BACA SELENGKAPNYA...


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini