Kasus Proyek Multi Years,

Selain Geledah Mobil Mewah, KPK Juga Sita Uang Tunai Rp 1,9 Miliar dari Rumdis Bupati Bengkalis

Redaksi Redaksi
Selain Geledah Mobil Mewah, KPK Juga Sita Uang Tunai Rp 1,9 Miliar dari Rumdis Bupati Bengkalis
istimewa
Jumat 01 Mei 2018 pagi sekira pukul 10.30 WIB, tim KPK diperkirakan sekitar 10 orang lebih telah berada di Wisma Bengkalis, menggunakan 4 mobil jenis inova. Tim rasuah ini langsung melakukan penggeledahan di rumah dinas orang nomor satu di Kabupaten Bengk

PEKANBARU, riaueditor.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinas Bupati Bengkalis, Amril Mukminin. Penggeledahan ini terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyirih di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis, Riau tahun 2013-2015.

"Kegiatan penggeledahan merupakan salah satu tindakan yang dilakukan untuk pengumpulan bukti-bukti lebih lanjut," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jumat (1/6/2018) seperti dilansir dari cnnindonesia.

Febri mengatakan, penggeledahan dilakukan sejak siang tadi dan masih berlangsung hingga malam ini. Febri menjelaskan, dari penggeledahan itu, penyidik menemukan uang Rp1,9 miliar yang diduga terkait kasus proyek jalan di Bengkalis ini.

"Dari lokasi tersebut ditemukan uang sekitar Rp1,9 miliar yang akan didalami lebih lanjut keterkaitannya dengan perkara yang sedang ditangani," ujar Febri.

KPK sebelumnya sudah menetapkan Sekretaris Daerah Kota Dumai Provinsi Riau Muhammad Nasir sebagai tersangka korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang-Ngiris, di Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2013-2015.

Selain Nasir, KPK juga menetapkan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction berinisial HOS sebagai tersangka.

"Ditetapkan dua tersangka yaitu MNS dan HOS. Keduanya diduga memperkaya diri sendiri, orang lain, dan korporasi dalam proyek jalan hingga menimbulkan kerugian negara Rp80 miliar," ujar Febri di gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/8/2017) lalu.

Informasi yang dirangkum, Jumat 01 Mei 2018 pagi sekira pukul 10.30 WIB, tim KPK diperkirakan sekitar 10 orang lebih telah berada di Wisma Bengkalis, menggunakan 4 mobil jenis inova. Tim rasuah ini langsung melakukan penggeledahan di rumah dinas orang nomor satu di Kabupaten Bengkalis.

Penggeledahan dilakukan KPK selain didalam rumah dinas, juga terhadap sejumlah mobil yang ada, diantaranya CRV hitam nopol BM 1185 JQ dan mobil dinas jenis Toyota Camry BM 1114 DK. Dan satu mobil dinas jenis triton juga ikut digeledah

KPK juga terihat menggeledah sejumlah kamar yang ada, selain itu ada beberapa mobil dinas datang dan langsung masuk kebagian belakang rumah dinas tersebut.

Terpisah, Plt Kadiskominforsantik Bengkalis Johansyah Syafri saat dikonfirmasi oketimes.com pada Jumat malam, membenarkan adanya kedatangan Tim Penyidik KPK ke Rumah Dinas Bupati Bengkalis Amril Mukminin untuk menggeledah terkait dugaan korupsi proyek Multi Years korupsi proyek peningkatan Jalan batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis, Riau tahun 2013-2015.

"Ya benar, hingga malam ini masih ada tim penyidik KPK yang datang ke rumah dinas untuk melakukan tugasnya, kita disini tidak diperbolehkan untuk memasuki ruangan tersebut," pungkas Johansyah.

Disinggung, ruang apa saja dan barang bukti apa yang sudah diamankan dari rumah dinas Bupati tersebut, lagi Johansyah tidak bisa memberikan keterangan dengan jelas. Sebab ia hanya bisa memantau dari luar gerbang rumah dinas bupati.

"Yang saya tahu hanya beberapa mobil dinas saja yang saya lihat diperiksa, terkait soal adanya duit Rp1,9 miliar yang disita KPK saya tidak tahu," pungkas Johansyah. 

(ars)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini