Polisi Terus Kejar Pelaku Pembunuhan di Kedai Tuak

Redaksi Redaksi
Polisi Terus Kejar Pelaku Pembunuhan di Kedai Tuak
dm/riaueditor.com
Petugas mengevakuasi korban di TKP.
PEKANBARU, Riaueditor.com- Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya terus melakukan pengejaran terhadap Anton Karok (42) warga Jalan Sidodadi Kecamatan Bukit Raya, pelaku pembunuhan yang menyebabkan korban, Suwandi alias Siet (35) warga Jalan Banda Aceh Kelurahan Tangkerang Utara Kecamatan Bukit Raya, tewas bersibah darah dua tusukan sajam di bagian perut sebelah kirinya, Rabu (19/11) malam, sekitar pukul 19.00 WIB

"Anggota masih di lapangan. Untuk sementara ini belum diketahui apa motif pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban," jelas Kapolsek Tenayan Raya Kompol Kukuh Yulianto melalui Kanit Reskrim AKP Syafril kepada Riaueditor, Rabu (19/11) malam.

Namun pihaknya masih terus melakukan pengembangan kasus tersebut, sebab para saksi masih terus dimintai keterangan, sehingga bisa di dapatkan penyebab pertengkaran hingga terjadinya perkelahian yang menyebabkan korban tewas.

"Diduga korban dan pelaku sempat berduel terlebih dahulu, dan dari lukanya juga kita indikasikan bahwa korban tewas akibat luka bekas tusukan senjata tajam," ungkap Syafril.

Ditambahkannya, bahwa saat ini anggota masih di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi-saksi termasuk rekan korban sewaktu minum tuak Anton dan Eka, serta Toni Silaen pemilik kedai tuak.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, peristiwa ini berawal sekitar pukul 17.30 WIB. Saat korban Suwandi, Anton Karok dan Anton serta Eka duduk bersama dan meminum tuak (sejenis minuman tradisional) dikedai tuak milik Toni Silaen di Jalan Harapan Jaya No 21 Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya.

Usai minum tuak, pelaku kemudian membayar minuman tuak sebanyak dua tekong sebesar Rp 30 Ribu kepada Toni Silaen. Setelah pembayaran, pelaku dan korban kemudian pergi keluar kearah belakang kedai tuak.

Entah apa penyebabnya, terjadi pertengkaran mulut antara keduanya hingga mengakibatkan perkelahian. Sewaktu perkelahian terjadi, Eka teman korban dan Toni Silaen sempat melerai perkelahian itu.

Tak berapa lama kemudian, saksi Toni Silaen melihat pelaku yang menggunakan helm kabur melarikan diri. Sementara korban Suwandi alias Siet telah terbaring dan tewas bersimbah darah akibat tusukan sajam diperut bagian kiri yang mengakibatkan korban meninggal dunia. (dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini