Nyuri di Rumah Ibadah Buat Beli Sabu dan Judi Online

Redaksi Redaksi
Nyuri di Rumah Ibadah Buat Beli Sabu dan Judi Online
riaueditor

PEKANBARU, riaueditor.com - Rahmad Nauli Pasaribu alias Amek (29) dan Rizki Saputra alias Riki (24), dua pencuri spesialis rumah ibadah ternyata menggunakan hasil curian untuk membeli sabu-sabu dan berjudi online.

Hal itu terungkap setelah aparat Polsek Rumbai menangkapnya keduanya pada Jumat (27/12/2019) lalu di dua lokasi berbeda.

"Pengakuan kedua pelaku, hasil kejahatannya digunakan untuk membeli narkoba dan berjudi online," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Awaludin Syam di dampingi Kapolsek Rumbai Iptu Viola Dwi Anggreni, kepada wartawan Sabtu (28/12/2019).

Sebelum ditangkap, aksi pencurian yang dilakukan oleh Rahmad dan Rizki ini sempat meresahkan masyarakat.

Dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX hasil curian, Rahmad dan Rizki menjalankan aksinya di malam hari dan menyasar rumah ibadah Mesjid dan Gereja.

Sepak terjang keduanya menjadi perhatian polisi setelah adanya laporan pencurian dari masyarakat.

Gereja Khatolik Santa Elisabet di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Muara Fajar, Mesjid Babus Salam Jalan Sri Indra Kelurahan Rumbai Bukit dan Mesjid Taufiq Wal Hidayah di Jalan Berdikari Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai mereka santroni dalam hitungan hari di bulan Desember.

Barang bukti sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam Nopol BM 5563 JQ, Keyboard merk Yamaha, amplifier, wireless, mixer, kunci pas 21, scrab besi, gunting seng, mata bor, kunci T, kampak, palu, tas sandang, gembok dan rantai besi serta dua kotak infaq dari besi dan kotak infaq berbentuk tabung setinggi 1,5 meter terbuat dari besi diamankan bersama kedua pelaku.

"Pelaku ini spesialis karena sudah beberapa kali beraksi di Gereja dan Mesjid seputaran Kecamatan Rumbai," jelas Awaludin.

Dia juga mengatakan, saat dilakukan pengembangan pelaku mencoba melarikan diri, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan terukur, menembak kakinya.

"Pada saat kita tangkap dan dilakukan pengembangan, pelaku coba lari. Kita kasih tembakan peringatan, tapi tidak diindahkan. Sehingga kita lakukan tindakan tegas dan terukur," pungkasnya. (dri) 


Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini