Kafe dan Warung Remang-remang Menjamur di Pangkalan Lesung

Camat Akan Surati Tim Yustisi Pelalawan
Redaksi Redaksi
Kafe dan Warung Remang-remang Menjamur di Pangkalan Lesung
ist.net
PELALAWAN, riaueditor.com- Semakin meluasnya praktek maksiat yang bermodus kafe dan warung remang-remang selalu membuat resah masyarakat. Pasalnya para orang tua yang mengkhawatirkan anak-anaknya terjerumus di lokasi tersebut. Tempat yang menyediakan perempuan-perempuan seksi dengan modus pelayan kafe dan warung yang juga menyediakan jasa pelayanan plus-plus bagi pria hidung belang.

Demikian dikatakan oleh Camat Pangkalan Lesung Firdaus Wahidin kepada riaueditor Kamis (6/3). Menurutnya, menjamurnya kafe dan remang-remang meluas di sepanjang Jalan Lintas Timur. Kafe atau warung yang berdindingkan papan ini menyatu dengan tempat tinggal dengan bilik yang banyak. Jumlahnya cukup banyak.

"Kita amat mengkhawatirkan kondisi ini. Pihak Kecamatan sudah koordinasi dengan Polsek, tokoh masyarakat, pemuda setempat. Bahkan kita sudah surati pemilik lahan agar membongkar bangunan kafe dan warung maksiat tersebut, namun tidak juga diindahkan," terangnya.

Atas kondisi ini, Camat Pangkalan Lesung segera menyurati Tim Yustisi Pelalawan untuk melakukan penertiban terhadap aktifitas kafe dan warung remang-remang yang berdiri di sepanjang jalan Lintas Timur tersebut.

"Kita berharap Tim Yustisi Kabupaten Pelalawan dari mulai Polisi, Kejaksaan, Pengadilan, Satpol PP dan sebagainya agar dapat memberi tindakan tegas terhadap pemilik lahan dan menutup aktifitas kafe dan warung remang-remang ini," tukas Camat.

Dikatakan Camat, jika tidak diberikan tindakan yang tegas dikhawatirkan kafe dan warung remang-remang akan terus bertambah dan menjadi tempat praktek maksiat yang besar.

"Ini termasuk masalah besar yang dihadapi Kecamatan Pangkalan Lesung. Saya sangat mendukung jika lokasi maksiat yang ada dengan modus kafe dan warung ini segera ditertibkan. Jika semakin meluas kesannya kita melindungi mereka. Sementara kita sudah banyak menerima laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan kafe dan warung tersebut," tutupnya.(JUL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini