Judi Togel Marak Di Inhu, Rambah Desa-Desa di Peranap

Redaksi Redaksi
Judi Togel Marak Di Inhu, Rambah Desa-Desa di Peranap
zap/riaueditor.com
Salah satu warung yang biasa digunakan sebagai agen judi Togel.

RENGAT, riaueditor.com - Judi Toto Gelap (Togel) di Kab Indragiri Hulu (Inhu) akhir-akhirnya kembali marak beredar, bahkan merambah hingga ke desa-desa, sasarannya masyarakat menengah ke bawah.

Tersebut bandar bernama ES yang dalam penjualan judi togel mengacu pada pacuan kuda di Singapore, Hongkong, Thailand, Taiwan dan delapan pacuan kuda lainnya di sejumlah negara. peredarannya di Kab Inhu cukup signifikan, bahkan penjualannya secara terang di sejumlah warung kopi.

Tokoh masyarakat Peranap, Kab Inhu, Deddy Indra dikonfirmasi di Peranap Minggu (17/12/17) mengatakan, keberadaan judi Togel di kawasan Peranap dan Batang Peranap, bukan rahasia lagi, karena peredaran dan sistim pembeliannya melalui seluler dengan cara kirim sms kepada agen setempat.

        

Penjajaan judi togel lebih gesit dari peredaran narkoba seperti jenis shabu dan ganja, sebab pengkonsumsi narkoba lebih sedikit dari pecandu judi togel. Terlebih untuk mendapatkan narkoba perlu memiliki uang yang lumayan besar dan sulit didapat, sedangkan judi togel bisa dibeli dengan mudah dan nyaris ada di setiap warung kopi yang ramai pengunjungnya.

Menurut Deddy Indra, Peredaran Judi Togel di Inhu ini sudah merasuki hampir semua kalangan, hingga ke desa-desa yang ada di Inhu, namun peredaran terbesar di kawasan Lubukkandis, Alim, Batupapan, Kilan dalam kecamatan Batang Cenaku, Inhu, karena di daerah itu peredaran uang cukup lumayan dan banyak penggemarnya.

Peredaran berikutnya di kawasan Peranap dan Batangperap, Airmolek, Kelayang, Rakitkulim, Lubukbatu Jaya, Sei Lala, Lirik, Rengat dan Rengat Barat, Kawasan Belilas Kecamatan Seberida hingga ke Batanggansal, namun pusat rekapitulasinya berada di Peranap, karena kedudukan Bos Judi Togel ini berdiam di Desa Simalinang Tebing, Peranap.

Tokoh masyarakat lainnya di Peranap, Milli Taufiq menyebutkan, judi togel pimpinan ES, selama ini berkedok sebagai agen sawit di Desa Simalinang Tebing dengan membuka RAM atau penampung sawit warga.

Namun praktek itu hanya sebagai kedok belaka, sebab setiap hari tertentu di lokasi Ram itu juga menjadi tempat dilakukannya rekapitulasi penjualan judi tigel dan tempat berkumpulnya sejumlah agen untuk melakukan penyetoran, sebahagiannya melalui transaksi bank.

        

Judi togel yang dipimpin ES ini bisa aman beredar lima tahun belakangan ini, karena sebagaimana yang disampaikan ES kepada warga bahwa, ada oknum yang membeking.

        

Sedangkan untuk pelaksana di lapangan dan yang melakukan rekapitulasi, ES mempercayakannya kepada TA yang kerap mangkal di kedai kopi pasar bawah Peranap sembari menjajakan judi togelnya.

ES saat dikonfirmasi melalui selulernya tidak bersedia memberikan penjelasan kepada awak media ini, dia hanya mengatakan "maaf ini bukan ES, anda salah nomor," jawabnya seraya mematikan ponselnya.

Kapolsek Peranap dan Batang Peranap, AKP Anisman dikonfirmasi mengatakan dia sama sekali tidak mengenal ES yang katanya Bandar judi togel terbesar di Inhu itu, meski domisilinya di Peranap.

Menurutnya selama dirinya menjabat Kapolsek Batang Peranap, dia tidak berurusan dengan ES, apalagi sampai menerima upeti darinya. Akan tetapi, pernah mendapat kabar ada seseorang yang mencoba memberikan upeti kepadanya dari sang agen togel, namun uang itu langsung saja ditolaknya.

"Namun uang itu saya tolak, sebab tak mungkin anak istri dan saya sendiri sudah menunaikan ibadah suci ke Mekkah, tak akan mencicipi uang seperti itu," tegas Anisman. (zap)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini