Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Oknum Satlantas Polres Siak Ditangkap

Redaksi Redaksi
Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Oknum Satlantas Polres Siak Ditangkap
Ilustrasi

PEKANBARU, riaueditor.com - Polisi membongkar jaringan narkoba di Kota Pekanbaru yang melibatkan oknum polisi. Empat tersangka diamankan dan 59 butir pil ekstasi berwarna biru merk Red Bull disita.


Empat tersangka itu adalah HE alias Hilman, Ri alias Edo, Briptu AA alias Ariq dan ON alias Oni. Mereka ditangkap ditempat dan waktu berbeda. 


Briptu AA diketahui merupakan oknum anggota polisi yang kesehariannya bertugas di Unit Regident Sat Lantas Polres Siak.


Informasi yang dihimpun, kasus ini berawal dari pengembangan dua tersangka yang diamankan sebelumnya oleh tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Pekanbaru dengan cara under cover buy. 


Awalnya ditangkap pelaku Hilman dan Edo di Jalan Sudirman, tepatnya didepan Bank CIMB Niaga Pekanbaru dengan barang bukti 3 butir pil ekstasi merk Red Bull yang disimpan dalam kotak rokok Dunhill pada Jumat (21/11) malam, sekitar pukul 21.15 Wib. 


Tim kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah tersangka Hilman di Jalan Tanjung Karang Kelurahan Pesisir Kecamatan Lima Puluh, dan kembali ditemukan 50 butir pil ekstasi berlogo Red Bull di dalam kotak warna hitam dan 6 butir lainnya juga bermerk yang sama di dalam tas warna coklat. 


Dari pengembangan Hilman dan Edo mengarah kepada Briptu AA, lalu ditangkap di rumahnya di Jalan Alamanda Gang Muhajirin III Perumahan Britain House Blok J-9 Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Sabtu (22/11) sekitar pukul 04.30 Wib. 


Setelah itu, berkembang kepada tersangka Oni di Jalan Kubang Raya Gang Bersama Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar dan langsung dilakukan penangkapan.


Dari hasil penggeledahan, polisi tidak menemukan barang bukti dari tangan Briptu AA dan Oni.


Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mukmin Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan telah diamankan empat pelaku narkoba, seorang diantaranya merupakan oknum polisi berinisial Briptu AA. 


"Benar, saat ini sedang dilakukan pengembangan lanjut," kata Nandang, Minggu (22/11) malam.

Saat ini keempat tersangka dan barang buktinya telah diamankan di Mapolresta Pekanbaru guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. 


"Mereka sudah ditahan, yang jelas kita masih dalami lagi kasusnya," tegasnya. (R11)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini