Bocah 6 Tahun di Pekanbaru, Dicabuli Tetangganya sendiri

Redaksi Redaksi
Bocah 6 Tahun di Pekanbaru, Dicabuli Tetangganya sendiri
ilustrasi
Bocah 6 Tahun di Pekanbaru, Dicabuli Tetangganya sendiri.
PEKANBARU, Riaueditor.com - Nasib malang menimpa Melati (6), seorang bocah Taman Kanak-kanak, warga Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Ia menjadi korban pencabulan Bi (17), yang tak lain merupakan tetangganya sendiri. Perbuatan tak senonoh itu dilakukan pelaku dirumahnya, Jumat (10/7).

Pelaku telah memasukkan alat vitalnya ke kemaluan hingga korban kesakitan. Akibatnya orang tua korban mengadukan hal tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru.

Di hadapan petugas, YM (36), ibu korban menceritakan, peristiwa pencabulan itu terjadi, Jumat (10/7) siang, sekitar pukul 13.30 WIB, di rumah pelaku di Kecamatan Marpoyan Damai.

Menurut korban, saat itu ia diajak pelaku bermain masuk kedalam rumahnya. Didalam rumah, korban lalu disuruh membuka celananya dan kemudian pelaku memasukkan alat vitalnya ke kemaluan korban. Setelah melakukan hal tersebut, korban berlari ke rumahnya dan menangis dihadapan sang ibu.

Kepada sang ibu, korban menangis dan merasa sakit dikemaluannya. Khawatir sesuatu telah terjadi, sang ibu kemudian menanyakan hal itu pada korban dan korban mengaku jika kemaluannya sakit akibat dianuin pelaku.

Mengetahui hal itu, korban berencana menemui terlapor. Tetapi karena hal tersebut urusan polisi, akhirnya dia melaporkan peristiwa itu ke Mapolresta Pekanbaru, sekitar pukul 15.30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan Harun Sik Mik, Jumat (10/7) malam, membenarkan telah menerima laporan dari korban. Polisi juga sudah memeriksa korban secara intensif, dan memerintahkan beberapa orang personilnya untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Laporan korban saat ini ditangani Satreskrim Polresta Pekanbaru. Penyidik sedang mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi," tutup Hariwiyawan. (X3)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini