Bejat, Kakek 59 tahun di Inhu Cabuli Bocah Kelas V SD Hingga Tiga Kali

Redaksi Redaksi
Bejat, Kakek 59 tahun di Inhu Cabuli Bocah Kelas V SD Hingga Tiga Kali
ilustrasi
PEKANBARU, Riaueditor.com - Seorang kakek di Kabupaten Indragi Hulu, Riau, tega mencabuli anak yang masih di bawah umur. Parahnya lagi, sang kakek berumur 59 tahun itu mencabulinya sampai tiga kali dengan iming-iming uang Rp 135 ribu, selesai mencabuli sang bocah.

Perbuatan bejat tersebut dilakukan Suhardi, warga Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau terhadap seorang gadis cilik yang masih berusia 12 tahun dan baru duduk dikelas lima Sekolah Dasar, sebut saja namanya Bunga (nama samaran.red) hingga 3 kali selama dalam bulan September, hingga terungkapnya kasus tersebut pada tanggal 11 September 2015.

Terungkapnya kasus pencabulan ini, berawal dari kecurigaan orang tua Bunga yang melihat anaknya membeli jilbab dan pita baru. Curiga, sang ibu lalu menanyakan kepada Bunga dari mana ia mendapatkan uang untuk membeli jilbab dan pita baru.

Setelah di desak akhirnya Bunga menceritakan jika ia telah digagahi oleh Suhardi dan perbuatan itu telah dilakukan sang kakek sebanyak tiga kali. Usai melayani nafsu bejat sang kakek, dirinya selalu diberikan uang berupa sebanyak Rp 50 ribu, Rp 40 ribu dan terakhir Rp 45 ribu.

Orang tua Bunga yang juga tetangga Suhardi, geram terhadap kelakuan tersangka dan lantas melaporkannya ke Polsek Siberida berharap polisi dapat memproses hukum terhadap sang kakek bejat tersebut. Mendapat laporan, petugas pun segera melakukan penangkapan di rumah tersangka.

"Kita telah menerima laporan dari orang tua korban. Setelah didalami, Suhardi langsung kita amankan ke Mapolsek Siberida guna pengusutan selanjutnya," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, SIK, MM, Minggu (13/9) siang.

Atas perbuatannya, Suhardi pun kini harus mendekam di balik sel jeruji besi Mapolsek Siberida dan terancam dijerat dengan Pasal 82 UURI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo 287 KUHPidana.

"Di hadapan polisi, Suhardi mengakui semua perbuatannya, yang dipicu faktor nafsu. Agar tidak hamil, Suhardi tak lupa menggunakan alat pelindung saat menggahi Bunga," tutup Guntur.(X3)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini