Antar Teman Perempuannya, Pulang Babak Belur Dihajar Preman Kampung Dalam

Redaksi Redaksi
Antar Teman Perempuannya, Pulang Babak Belur Dihajar Preman Kampung Dalam
ilustrasi
PEKANBARU, Riaueditor.com - Nasib apes menimpa Yogi Deviano (17), seorang pelajar warga Jalan Udang No. 150 Kelurahan Limbungan Baru Kecamatan Rumbai Pesisir. Dirinya harus menjalani perawatan intensif lantaran kepalanya mendapat luka jahitan dan disekujur tubuhnya mengalami luka memar usai dianiaya Anggi, seorang pemuda warga Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Kamis (09/4).

Informasi yang dihimpun Riaueditor dikepolisian, kejadian bermula saat korban mengantarkan teman perempuannya bernama Sisi Putri (16) untuk pulang kerumahnya di Jalan Jenderal Sudirman Gang Bea Cukai Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Senapelan, sekitar pukul 17.00 WIB menggunakan sepeda motor miliknya. Disaat melintas di gang tersebut pelaku bertemu dengan Anggi.

Usai mengantar Sisi pulang, korban kemudian kembali melintasi Gang Bea Cukai bermasuk untuk pulang kerumahnya. Namun dipertengahan jalan, laju sepeda motor korban dihentikan oleh seorang pemuda yang belakangan diketahui bernama Anggi yang tak senang melihat korban mengantarkan teman perempuannya.

Anggi menghardik korban dengan uncapan "kenapa kau liat buruk dengan aku" dan korban berkata jika dirinya tak ada melihat pelaku. Tak senang dengan jawaban korban, Anggi lalu mengambil sebatang kayu dan kemudian menghantamkannya ke kepala bagian belakang dan sekujur tubuh korban hingga mengakibatkan kepala korban berdarah.

Akibat penganiayaan itu, korban menderita 15 luka jahitan dibagian kepalanya dan punggung dan badannya mengalami luka memar akibat hantaman kayu. Usai menghajar korban, pelaku kemudian kabur.

Selanjutnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mendapat perawatan medis. Merasa tidak terima, korban didampingi orang tuanya akhirnya melaporkan kasus ini ke Polresta Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Hariyanto Watratan SH S.Sos MH dikonfirmasi melalui Wakasat Reskrim AKP YE Bambang Dewanto SH membenarkan adanya laporan tersebut.

"Benar korban telah melapor dan kasusnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," pungkasnya Jumat siang (10/4).(dm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini