Kabut Asap dan Listrik Padam Lengkapi Pederitaan Warga Pangkalan Kerinci

Dalam Semalam 7 Kali Hidup Mati
Redaksi Redaksi
Kabut Asap dan Listrik Padam Lengkapi Pederitaan Warga Pangkalan Kerinci
images.net
PKL.KERINCI, riaueditor.com- Lengkap sudah penderitaan warga Kota Pangkalan Kerinci, setelah bencana kabut asap yang menyelimuti warga semakin diperburuk dengan seringnya listrik mati di Pelalawan terkhusus di Ibukota Pangkalan Kerinci. Pasalnya, sebesar 5 MW daya listrik yang disuplay dari Riau Pulp Energy (RPE) melalui PLN terputus akibat rusaknya mesin boiler pembangkit RPE.

Tak ayal, hingga 2 hari belakangan ini listrik di kota Pangkalan Kerinci tidak normal. Parahnya pada Jum'at malam (21/2) hingga Sabtu malam (22/2) listrik hidup-mati sebanyak 7 kali.

Salah seorang warga Alfian (35) kepada Riaueditor Sabtu (22/2) menyampaikan kekesalannya. Akibat lampu hidup mati selama 7 kali ini menyebabkan kerusakan pada barang-barang elektronik dirumahnya.

"Lampu hidup-mati sampai 7 kali dimulai sekitar pukul 21.30 Wib hingga pukul 04.00 Wib subuh hari. setelah itu barulah normal. Kita kan ketiduran sedangkan alat elektronik dalam kondisi terkontak (aktif)," ungkapnya.

Sementara, Kepala Ranting Pangkalan Kerinci Afrizal kepada Riaueditor Sabtu (22/2) via selulernya mengatakan bahwa adanya gangguan pada Boiler #3 PT RPE sehingga pelanggan yang dari suplay PT RPE padam yaitu Kerinci Kota. "Namun informasi yang kita terima dari petugas RPE untuk sementara ini sudah dapat diatasi. Mudah-mudahan gangguan ini berakhir dan listrik kembali normal seperti biasa," jelasnya.(JUL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini