Harga Gas Elpiji 12 Kg di Pangkalan Kerinci Capai Rp 170 ribu

Redaksi Redaksi
Harga Gas Elpiji 12 Kg di Pangkalan Kerinci Capai Rp 170 ribu
jul/riaueditor.com
Harga Gas Elpiji 12 Kg di Pangkalan Kerinci Capai Rp.170 ribu per tabung.
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Harga gas Elpiji tabung 12 Kg saat ini di Pangkalan Kerinci menembus level Rp 160 ribu hingga Rp. 170 ribu per tabung. Kenaikan harga gas elpiji 12 Kg ini menyusul adanya putusan dari PT Pertamina yang telah menaikkan harga LPG 12 Kg sebesar Rp 117.708 per tabung.

Selain harga naik sampai Rp 50 ribu, juga elpiji 12 Kg ini semakin langka keberadaannya.

"Ya, harga elpiji 12 Kg kini capai Rp 160 ribu, naik Rp 50 ribu dari harga awal yang hanya Rp 110 ribu. Harga itu sudah termasuk diantar sampai ke rumah, kalau tak diantar harganya hanya beda Rp 5000 saja yakni Rp 155 ribu," terang Agus salah satu agen elpiji di kota Pengkalan Kerinci, Minggu (5/1).

Agus mengakui bahwa dalam sebulan ini harga elpiji 12 Kg naik sementara harga elpiji 3 Kg masih normal. "Kelangkaan ini selain menyusul adanya putusan dari PT Pertamina juga memang pasokan dari Pekanbaru pun agak terhambat distribusinya. Ini menjadi salah satu faktor harga elpiji 12 Kg melambung tinggi.

Menurutnya, saat ini harga elpiji 12 Kg di tingkat pengecer bervariasi. Kalau di tingkat agen saja dijual sampai Rp 160 ribu, kemungkinan besar di tingkat pengecer bisa lebih dari itu harganya. Tapi dirinya tak menampik jika untuk masalah harga memang tergantung dari masing-masing pengecer.

"Kita kan tak bisa mematok harus menjual harga segini, yang jelas dari kita menjualnya sekian. Jadi memang untuk di tingkat pengecer,

elpiji 12 Kg, harganya bervariasi," ujarnya.

Lain halnya dengan salah seorang pengecer gas Elpiji di Jalan Pemda sebut saja Ucok,menyebutkan bahwa dirinya menjual gas elpiji 12 Kg seharga Rp.170 ribu pertabungnya." Ya kalau Kita antar Rp.170 ribu termasuk ongkos antar sampai ketempat,tapi kalau dibawa sendiri Rp.165 ribu bang," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Drs Zuerman Das MM, saat dikonfirmasi terkait hal ini, Minggu (5/1), mengakui kelangkaan serta kenaikan elpiji 12 Kg memang sudah aturan dari pusat, tapi untuk soal kelangkaan maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Disperindag Provinsi.

"Rencananya, kita pastikan akan lakukan sidak soal kelangkaan elpiji 12 Kg ini," tutupnya.(Jul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini