Gas Elpiji 3 Kg Langka Hingga Tembus Rp30 Ribu Pertabung

Redaksi Redaksi
Gas Elpiji 3 Kg Langka Hingga Tembus Rp30 Ribu Pertabung
foto: Ist
Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pelalawan, Tembus Rp30 Ribu Pertabung.
PELALAWAN, riaueditor.com - Elpiji tabung 3 Kg kini sulit didapat masyarakat, kalau pun ada harganya menembus Rp30 ribu pertabung. Ketua Komisi II DPRD Pelalawan, Habibie Hapri, secara tegas meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pengelolaan Pasar (Disperindag Pas) untuk menginvestigasi atau turun ke lapangan sebagai dinas yang bertanggung jawab. Disperindag harus cepat tanggap dengan kondisi yang terjadi di masyarakat.

"Banyak yang mengeluhkan ke kami terkait langkanya elpiji 3 Kg di Pangkalankerinci. Jadi kami meminta Disperindag untuk investigasi di lapangan terkait langkanya elpiji 3 Kg ini," terang Ketua Komisi II DPRD Pelalawan, Habibie Hapri, pada media ini via selulernya, Rabu (3/6).

Habibie mengatakan bahwa dari keluhan masyarakat itu salah satunya mempersoalkan harga elpiji 3 Kg yang melambung tinggi, jauh dari Harga
Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan. Di masyarakat, harga elpiji 3 Kg dijual sebesar Rp 28 - 30 ribu per tabung, sementara harga elpiji 12 Kg bisa mencapai Rp 185 ribu per tabung.

"Cobalah Disperindag cek ke agen, jangan cuek saja dengan kondisi seperti ini karena soal gas ini menyangkut kebutuhan yang urgen di masyarakat," ujarnya.

Atas persoalan ini, sambungnya, pihaknya juga berencana akan memanggil Disperindag untuk membahas soal persedian gas di Kabupaten Pelalawan.

Artinya, pihaknya ingin mengetahui berapa jumlah stok elpiji 3 Kg yang dibutuhkan di daerah ini. Apakah kelangkaan yang terjadi ini akibat kurangnya masukan elpiji 3 Kg ke Kabupaten Pelalawan atau ada agen atau penjual yang bermain.

"Karena itu, saya minta Disperindag untuk mengecek ke lapangan," tandasnya.

Sementara itu, Kadisperindag pas, Drs Zuerman Das saat dikonfirmasi soal ini tak menjawab telpon dari media ini meski nadanya tersambung.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini