Dituding Menyetujui Kenaikan Tarif Service Charge, Pedagang Datangi DPRD Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Dituding Menyetujui Kenaikan Tarif Service Charge, Pedagang Datangi DPRD Pekanbaru
Dituding Menyetujui Kenaikan Tarif Service Charge, Pedagang Datangi DPRD Pekanbaru.
PEKANBARU, riaueditor.com- Tidak terima DPRD juga ikut menyetujui adanya kenaikan tarif service charge yang diberlakukan pengelola management Pasar Kodim. Belasan perwakilan pedagang mendatangi Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Senin (26/1).
 
Pasalnya dari surat pemberitahuan kepada pedagang, DPRD telah menyetujui kenaikan tarif service charge yang membuat para pedagang dirugikan dan minta klarifikasi DPRD Kota terkait persetujuannya.

"Ini ada tiga surat pemberitahuan dan juga alih fungsi pasar menjadi mall dan hotel. Katanya telah ada persetujuan Pemerintah daerah dan DPRD. Kita pertanyakan ini," kata salah seorang pedagang kepada wartawan sebelum menggelar rapat.

Kedatangan pedagang langsung disambut Wakil Ketua Komisi II, Zulfan Hafiz ST didampingi anggotanya. Kepada para anggota DPRD, pedagang menyampaikan keluhannya atas kebijakan manajemen Pasar Kodim yang dikelola oleh The Central dibawah naungan PT Peputra Maha Jaya.

"Kami merasa suasana ini sengaja diciptakan. Pihak pengelola ingin mengusir kita (pedagang_red) secara halus maka dibuat kebijakan yang tidak memihak kepada pedagang," kata Ketua Forum Pedagang Pasar Kodim DM Siregar yang mewakili 417 pedagang yang ada di pasar tersebut.

Sejak tahun 2006, kata pedagang, Pasar Kodim masuk ke program peremajaan pasar tradisional. Namun saat ini, pasar tersebut tidak jelas lagi jenisnya, karena konsep awal telah dirubah sepihak oleh pengelola menjadi hotel dan mall. Sehingga pedagang kecil yang sejak dulu mencari penghidupan di pasar tersebut terancam disingkirkan.

"Sekarang sejak ada hotel, lahan parkir kita dicaplok pihak hotel. Biaya parkir per jam juga membuat pembeli enggan, sekarang kami jadi sepi pembeli," terang pedagang lainnya, Roni yang berjualan emas di kios pasar tersebut.

Kepada DPRD, pedagang meminta agar segera memediasi persoalan tersebut dan tidak memihak kepada pemilik modal besar, sebab, dalam surat yang pedagang dapatkan, DPRD disebut turut andil menyetujui kenaikan tarif service charge dan sewa kios.

"Kemarin alasan pengelola, kenaikan itu karena harga BBM naik, sekarang tak ada alasan lagi," ungkap pedagang.(eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini