Brisbane International 2014

Jinakkan Azarenka, Serena Buka 2014 dengan Trofi

Redaksi Redaksi
Jinakkan Azarenka, Serena Buka 2014 dengan Trofi
Foto: Jason Reed/REUTERS
Serena mengangkat trofi juara Brisbane International usai menaklukan Victoria Azarenka
BRISBANE – Serena Williams mengirimkan sinyal kuat bahwa dirinya akan kembali menguasai turnamen tenis 2014. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya menjadi juara pada gelaran pembuka 2014, Brisbane International.

Titel tersebut diraih petenis nomor satu dunia itu, usai menaklukkan seteru abadinya, Victoria Azarenka di partai final, Sabtu 4 Januari 2014 malam tadi. Menang dua set langsung 6-4 dan 7-5.

Penampilan Serena di laga pamungkas ini terbilang sangat konsisten. Dia tampil dominan atas Azarenka. Ini dibuktikan dengan kesukesannya mencetak poin setiap kali memegang servis, sebelum akhirnya membungkus set pertama dengan 6-4.

Di set kedua, Azarenka yang menempati peringkat dua dunia coba bangkit. Permainan ofensif mulai diperagakannya dengan memberikan bola-bola sulit untuk Serena.

Hingga game keenam, petenis Belarusia ini berhasil unggul 4-2. Sayangnya, Azarenka gagal mempertahankan momentum tersebut. Serena diberikan kesempatan untuk bangkit dan akhirnya sukses membalikkan keadaan dan menyegel kemenangan 7-5.

Ini merupakan gelar perdana yang diraih Serena pada awal musim 2014. Gelar ini juga menjadi modal besar dirinya sebelum bertarung di ajang Grand Slam perdana, Australian Open, medio Januari ini.

Bagi Azarenka, kekalahan ini tentu mengecewakan. Pasalnya, dia kembali gagal mematahkan dominasi Serena. Namun, dia tidak ingin larut dalam kekecewaan dan bertekad membalaskan dendamnya di Australian Open, jika keduanya kembali bersua.

"Saya harap kembali bertemu Anda (Serena) di Melbourne," ujar Azarenka sebagaimana dikutip Eurosport.    (acf/okeBRISBANE – Serena Williams mengirimkan sinyal kuat bahwa dirinya akan kembali menguasai turnamen tenis 2014. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya menjadi juara pada gelaran pembuka 2014, Brisbane International.

Titel tersebut diraih petenis nomor satu dunia itu, usai menaklukkan seteru abadinya, Victoria Azarenka di partai final, Sabtu 4 Januari 2014 malam tadi. Menang dua set langsung 6-4 dan 7-5.

Penampilan Serena di laga pamungkas ini terbilang sangat konsisten. Dia tampil dominan atas Azarenka. Ini dibuktikan dengan kesukesannya mencetak poin setiap kali memegang servis, sebelum akhirnya membungkus set pertama dengan 6-4.

Di set kedua, Azarenka yang menempati peringkat dua dunia coba bangkit. Permainan ofensif mulai diperagakannya dengan memberikan bola-bola sulit untuk Serena.

Hingga game keenam, petenis Belarusia ini berhasil unggul 4-2. Sayangnya, Azarenka gagal mempertahankan momentum tersebut. Serena diberikan kesempatan untuk bangkit dan akhirnya sukses membalikkan keadaan dan menyegel kemenangan 7-5.

Ini merupakan gelar perdana yang diraih Serena pada awal musim 2014. Gelar ini juga menjadi modal besar dirinya sebelum bertarung di ajang Grand Slam perdana, Australian Open, medio Januari ini.

Bagi Azarenka, kekalahan ini tentu mengecewakan. Pasalnya, dia kembali gagal mematahkan dominasi Serena. Namun, dia tidak ingin larut dalam kekecewaan dan bertekad membalaskan dendamnya di Australian Open, jika keduanya kembali bersua.

"Saya harap kembali bertemu Anda (Serena) di Melbourne," ujar Azarenka sebagaimana dikutip Eurosport.

(acf/okezone) 

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini