Yayasan DUN Gelar Aksi Bersama, Wujudkan Hidup Sehat di Panti Asuhan Nur Rahmat Illahi

Redaksi Redaksi
Yayasan DUN Gelar Aksi Bersama, Wujudkan Hidup Sehat di Panti Asuhan Nur Rahmat Illahi
Foto: Ys. DUN

PEKANBARU - Yayasan Daerah Untuk Negeri (DUN) melalui penerima Beasiswa Untuk Negeri menggelar kegiatan Aksi Bersama Wujudkan Hidup Sehat pada Minggu (23/02). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak panti terhadap pentingnya kesehatan dan kebersihan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh Risma Yeni, diikuti sambutan dari pengurus panti, Ibu Marlinda. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Panti Asuhan Nur Rahmat Illahi telah berdiri selama tiga tahun dan berharap mahasiswa dapat berbagi ilmu dengan anak-anak panti.

"Panti asuhan ini sudah berdiri selama tiga tahun. Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah mengadakan program ini di panti kami. Semoga kegiatan ini bermanfaat," ujar Ibu Marlinda, pengurus Panti Asuhan Nur Rahmat Illahi.

Acara ini dihadiri oleh dosen dari Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Riau, Dr. Tantri Puspita Yazid, M.I.Kom dan Sesdia Angela S.Sos, M.I.Kom yang turut memberikan materi tentang pentingnya komunikasi persuasif dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat pada anak.

Dalam sesi diskusi, dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Riau menekankan peran komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa komunikasi yang baik dapat meningkatkan kesadaran akan kesehatan, membangun hubungan sosial yang lebih baik, serta membantu memahami informasi kesehatan dengan lebih efektif.

"Tanpa komunikasi, kita sulit memahami pentingnya menjaga kesehatan. Kalau kita mau sehat, kita harus tahu caranya dan melakukannya. Misalnya, kalau rajin cuci tangan, kita tidak mudah sakit. Makanya, kita harus saling mengingatkan untuk hidup bersih dan sehat," ujar Dr. Tantri Yazid, dosen Ilmu Komunikasi FISIP UNRI.

Dr. Sesdia turut menjelaskan waktu yang tepat untuk mencuci tangan serta pentingnya menjaga kebersihan gigi.

"Betul, sebelum makan kita harus cuci tangan. Selain itu, kita juga harus gosok gigi minimal dua kali sehari," ucap Sesdia Angela, dosen Ilmu Komunikasi FISIP UNRI.

Setelah sesi materi, suasana semakin semarak dengan games interaktif yang melibatkan seluruh peserta. Acara berlanjut dengan edukasi cuci tangan yang dipandu oleh Nur Amalina.T, menggunakan poster edukatif serta lagu panduan mencuci tangan yang benar. Anak-anak tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga mempraktikkan langsung cara mencuci tangan, dengan beberapa di antaranya ditunjuk untuk mendemonstrasikan langkah-langkahnya.

Selain edukasi kesehatan, anak-anak diajak menuliskan harapan dan cita-cita mereka dalam Kotak Harapan. Momen kebersamaan ini semakin bermakna dengan penyerahan donasi kepada pihak panti, dipimpin oleh Nur Amalina.T. Setelah itu, peserta menikmati waktu santai dalam sesi snack time, sebelum acara resmi ditutup dengan foto bersama, yang dipandu oleh Jemima Haiqa dan Winny Hilery.

Nur Amalina.T, selaku ketua pelaksana, bersyukur atas terlaksananya kegiatan ini dan berharap anak-anak panti lebih memahami pentingnya kebersihan dan kesehatan. Ia juga menegaskan bahwa Daerah Untuk Negeri akan terus mengadakan program sosial untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

”Alhamdulillah, Proyek Sosial Vol.2 telah terlaksana dengan lancar. Kebahagiaan terpancar dari senyum adik-adik panti, membuat para volunteer merasa semakin bersyukur bisa berbagi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan memberi manfaat lebih luas bagi sesama,” Ucap Nur’amalina.T.(*)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini