Konflik Desa Koto Aman dengan PT Buana Wira Lestari, Kesepakatan Jangan Merugikan Salah Satu Pihak

Redaksi Redaksi
Konflik Desa Koto Aman dengan PT Buana Wira Lestari, Kesepakatan Jangan Merugikan Salah Satu Pihak
Pertemuan terkait penyelesaian konflik masyarakat Desa Koto Aman dengan perusahaan yang difasilitasi Pemkab Kampar.(Foto: Ist)

KAMPAR - Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S. Sos, MT memfasilitasi pertemuan terkait konflik yang terjadi antara Pemerintah Desa Koto Aman dengan masyarakat dengan pihak PT. Buana Wira Lestari (Sinar Mas Group), Selasa (10/02/2026). Pertemuan dilaksanakan di ruang kerja Bupati Kampar.

Hadir dalam pertemuan tersebut Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, S. STP, M. Si, Kepala Dinas Perkebunan Kampar Marhalim, Camat Tapung Hilir Nurmansyah, Kepala Desa Koto Aman, Sofian, ninik mamak Desa serta perwakilan dari PT. Buana Wira Lestari.

Bupati Kampar menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar hadir sebagai mediator untuk mencarikan solusi terbaik demi kepentingan bersama. Ia berharap permasalahan ini dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat.

“Kita ingin persoalan ini diselesaikan dengan kepala dingin. Pemerintah daerah hadir untuk memfasilitasi agar ada titik temu antara masyarakat dan perusahaan," tutur Bupati.

Ahmad Yuzar ingin perusahaan peduli kepada masyarakat dan sebaliknya, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan.

Bupati mengingatkan kepada pemerintah desa dan masyarakat Koto Aman untuk membuat permintaan terinci yang disampaikan kepada pimpinan perusahaan, tujuannya, mencapai kesepakatan yang tidak merugikan salah satu pihak.

“Harapan kami, melalui pertemuan ini dapat tercipta sinergi yang baik antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak perusahaan dalam rangka mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Koto Aman,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus mengawal proses komunikasi lanjutan hingga tercapai kesepakatan bersama yang adil dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Koto Aman Sofian juga menginginkan agar pertemuan ini membuahkan hasil yang positif.

“Mudah-mudahan kita menemukan hasil dari mufakat kita terkait permasalahan ini, sehingga tidak ada lagi kesalahfahaman dan semua pihak bisa berjalan bersama demi kemajuan desa,” ungkap Sofian.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini