Maraknya Sex Menyimpang, Tokoh Agama Inhu Minta Orangtua Waspada

Redaksi Redaksi
Maraknya Sex Menyimpang, Tokoh Agama Inhu Minta Orangtua Waspada
ilustrasi
RENGAT, riaueditor.com - Untuk mengantisipasi agar anak-anak tidak terlibat kasus pencabulan sesama jenis (homoseksual) yang saat ini lagi marak di berbagai laman berita baik cetak maupun elekronik di tanah air menimbulkan perhatian berbagai pihak.

Karena yang sering menjadi korban umumnya adalah anak-anak maka kepada para orang tua diharapkan untuk waspada dan selalu memantau perkembangan anak-anak mereka.

Perilaku homoseksual dan aktivitas seks yang menyimpang tersebut jika dibiarkan berkembang cenderung akan dapat merusak generasi penerus bangsa karena mereka memangsa korban tak kenal siang ataupun malam hari, dan ini menjadi ancaman nyata bagi Anak-anak, Kata Tokoh Agama Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), H Sayuti Kamal Sabtu (20/2).

"Untuk mengatasi hal itu selain tanggung jawab pemerintah dan penegak hukum juga diharapkan peran orang tua, Ulama, Tokoh Agama dan masyarakat pada umumnya," katanya.

Perlu ada langkah-langkah kongkrit dengan pola dakwah untuk memastikan perlindungan terhadap anak-anak supaya tidak menjadi mangsa bagi mereka yang sudah terjangkit penyakit yang dilarang keras oleh agama yang kita anut mulai dari nenek moyang kita dulu.
 
Diminta kepada para Buya, Ustad, dan para Imam Masjid yang ada di daerah ini mari bersama-sama kita berbuat yang jauh lebih bermanfaat bagi anak bangsa dengan melakukan dakwah ke setiap pelosok negeri ini, karena dengan berdakwah kegiatan yang menyesatkan tersebut bakal terfilter dari niat bejat itu.

"Artinya pengaruh yang menyimpang tersebut kepada anak-anak kita yang tergolong masih labil dapat diselamatkan," Jelasnya.
 
Selama ini kelompok yang paling rentan terpengaruh adalah anak-anak, oleh sebab itu untuk pemulihan korban disamping menghukum pelaku agar ada efek jera juga. Peran aktif para Ulama dibidang rohani untuk merehabilitasi serta mengatasi aktivitas yang menyesatkan tersebut, pungkasnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini