Gepeng dan Orang Gila di Inhu Kian Menjamur

Redaksi Redaksi
Gepeng dan Orang Gila di Inhu Kian Menjamur
foto: Ist
Gepeng dan Orang Gila di Inhu Kian Menjamur.
RENGAT, riaueditor.com - Keberadaan Gepeng alias gelandangan dan pengemis di Kabupaten Indragiri Hulu saat ini kian meresahkan, dengan jumlah yang semakin hari semakin bertambah.

Hal ini diduga akibat lemahnya penegakan Peraturan Daerah (Perda) di Inhu, sehingga para Gepeng dengan leluasa menjalankan operasinya di berbagai kota di Inhu.

Linda (45) seorang ibu rumah tangga (IRT) di Rengat khawatir kian menjamurnya para gepeng di Inhu, khususnya di kota Rengat. Dirinya mempertanyakan kinerja Dinas Sosial yang terkesan tutup mata.

"Sebagai masyarakat kita merasa resah dengan keberadaan para gepeng tersebut, karena mereka bukan hanya beroperasi di pasar-pasar saja, melainkan juga mendatangi rumah penduduk," katanya.

Mereka datang dengan berbagai cara, ada yang membawa ember kecil, membawa kotak Infak, membawa kertas layaknya proposal, dan sebagian dari mereka memiliki badan yang sehat dan tak ada cacatnya.

"Sebagai masyarakat kita sangat berharap hal ini segera diatasi sesuai dengan aturan yang berlaku di Inhu, sesegera mungkin pemerintah bertindak mengeluarkan para Gepeng yang tidak diketahui asal usulnya ini dari wilayah Inhu," harapnya.

Sementara itu, Anto warga Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat, Senin (4/1) mengeluhkan banyaknya tuna wisma dan orang gila yang berkeliaran di daerahnya.

"Jumlah orang gila yang berkeliaran di Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat kian hari kian bertambah, seakan Pematang Reba ini sudah menjadi tempat penampungan orang gila saja layaknya, kita berharap ini menjadi perhatian Dinas terkait", katanya.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertran) Kabupaten Inhu Kuwat Widiyanto ditemui di kantornya Senin (4/1) selalu tidak di tempat. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini