Menyikapi Tahun Politik, LAMR Kabupaten Bengkalis Gelar Musyawarah Pimpinan

Redaksi Redaksi
Menyikapi Tahun Politik, LAMR Kabupaten Bengkalis Gelar Musyawarah Pimpinan
riaueditor.com/dody

BENGKALIS, riaueditor.com - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis laksanakan Musyawarah Pimpinan (Muspim) LAMR Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis, Jumat 27 Dzulqaidah 1444 Hijriah bersamaan dengan 16 Juni 2023.

Dalam laporannya, Ketua Panitia, Datuk Drs H Muhammad Sidik, MSi mengatakan Muspim yang terdiri dari Ketua Umum (Ketum), Dewan Pimpinan Harian (DPH), Ketum Majelis Kerapatan Adat (MKA), serta unsur-unsur Ketua LAMR Kabupaten Bengkalis akan berlangsung selama dua hari di ruang Rapat Gedung LAMR Kabupaten Bengkalis jalan Pramuka Desa Air Putih.

Dikatakan Datuk Sidik, Muspim ini mengandung maksud konsolidasi organisasi antara LAMR Kabupaten Bengkalis dengan LAMR Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis dengan tujuan pertama, sebagai upaya penguatan peran dan fungsi LAMR Kabupaten Bengkalis dalam membangun persebatian antara Pimpinan Pengurus LAMR Kecamatan dengan Pimpinan LAMR Kabupaten Bengkalis.

"Kedua mengupayakan terwujudnya keseragaman dan kesepakatan bersama antara LAMR Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis dengan LAMR Kabupaten Bengkalis dalam menyikapi masa jabatan kepengurusan LAMR Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis dan kepengurusan LAMR Kabupaten Bengkalis yang sebagian berakhir masa jabatannya pada tahun 2023 dan 2024, bertepatan dengan tahun politik atau berada pada tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sehingga memerlukan kesepakatan.

"Diperlukan kearifan agar even musyawarah kecamatan dan musyawarah daerah Kabupaten tidak bersinggungan dengan even nasional, baik kegiatan Pemilu maupun kegiatan Pilkada," kata Datuk Muhammad Sidik.

Sementara itu, Ketum DPH LAMR Datuk Seri H Sofyan Said dalam sambutannya mengatakan pertemuan yang dilaksanakan tersebut mempunyai makna yang sangat penting karena disamping bermusyawarah dapat menyampaikan isu-isu yang berkembang di daerah masing-masing dan juga menelusuri kinerja yang tentunya masih banyak kelemahan-kelemahan yang harus diperbaiki untuk kelanjutan program LAMR Kabupaten Bengkalis kedepannya.

Ditambahkan Datuk Seri Sofyan, pencapaian kegiatan yang akan dilaksanakan tidak terlepas dari kerja keras dalam kebersamaan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

"Kita yakin dan percaya bahwa datuk-datuk dan pengurus LAMR Kecamatan dapat memberikan kontribusi pemikiran-pemikiran yang cemerlang serta gagasan untuk membesarkan LAMR Kabupaten Bengkalis ini bagi kepentingan masyarakat banyak dan untuk pembangunan Kabupaten Bengkalis pada umumnya," kata Datuk Seri Sofyan.

Diutarakan Datuk Seri H Sofyan Said, keberadaan LAMR sangat penting hingga dalam Undang-Undang Pembentukan Provinsi Riau nomor 19 Tahun 2022 pada pasal 5 memuat bahwa Provinsi Riau memiliki karakteristik adat dan budaya Melayu Riau, terdiri dari keragaman suku, kekayaan sejarah, bahasa, kesenian, adat istiadat, ritual, upacara adat, situs budaya, dan kearifan lokal yang menunjukkan karakter religius dan berbudaya sekaligus menjunjung tinggi adat istiadat masyarakat dan kelestariannya.

Dengan karakteristik tadi, sebut Datuk Seri Sofyan maka LAMR sangat berperan penting dan berperan aktif, baik bersama Pemkab Bengkalis, kecamatan dan desa yang ada di Kabupaten ini, Forkopimda, Forkopimcam, desa, perusahaan-perusahaan multinasional BUMN dan BUMD yang ada di daerah ini. Melalui tema "Bersama Kita Sepakat" mencerminkan masih bersama-sama dan menjunjung tinggi khasanah Negeri Junjungan. Selanjutnya di tahun politik ini lamr Kabupaten Bengkalis melalui museum ini menyatukan persepsi di seluruh tingkatan kepengurusan MKA dan DPH LAMR.

Bupati Bengkalis yang diwakili Wabup Bagus mengatakan bahwa LAMR selama ini telah ikut berkonstribusi dalam pengembangan norma dan nilai budaya Melayu di Negeri Junjungan ini. Hal tersebut tidak terlepas dari peran LAM sebagai wadah yang berfungsi melakukan pembinaan, pengembangan dan penerapan serta mengawal nilai-nilai adat budaya melayu di Negeri Junjungan ini.

"Ajang Musyawarah Pimpinan LAMR yang penuh dengan nuansa silaturahmi dan kekeluargaan ini, dapat menghasilkan ide, gagasan serta rumusan-rumusan yang positif, inovatif, dan progresif serta terkonsep secara jelas, dalam meningkatkan kinerja LAMR Kabupaten dan LAMR Kecamatan dalam satu visi yakni terwujudnya masyarakat adat berbudaya Melayu yang maju, adil, dan sejahtera dalam tatanan masyarakat madani," harapnya.

Masih kata Bagus, momentum musyawarah ini hendaknya, dapat menjadi ajang penguatan kelembagaan LAMR Kabupaten Bengkalis selaku mitra strategis pemerintah daerah, dalam menguatkan nilai-nilai dan norma budaya Melayu, dengan menggerakkan segala potensi masyarakat, agar lebih handal dan berdaya saing serta berkarakter, namun tetap bersandarkan pada nilai-nilai budaya melayu, sebagai langkah nyata bersama mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju, dan Sejahtera.

"Hal tersebut, tentunya sejalan dengan misi pembangunan daerah, yang perlu kita dukung bersama, yakni penguatan nilai-nilai agama dan budaya Melayu yang baik menuju masyarakat yang berkarakter. Semoga kedepannya LAMR dapat terus bersatu, bergandeng tangan, saling membahu, membangun sinergi bersama semua pihak, baik secara internal maupun eksternal," harap Wabup Bagus T

Di waktu terpisah, Ketum MKA Datuk Seri H Zainuddin Yusuf berharap mudah-mudahan Musyawarah Pimpinan LAMR Kabupaten Bengkalis akan menemukan solusi terbaik.

"Datuk Laksmana Raja Di Laut Makam-- Laksamana di Bukit Batu, --Semua keputusan maghi kite ikot-- Mudah-mudahan LAMR menjadi pemersatu," kata Datuk Seri H Zainuddin Yusuf berpantun seraya menambahkan mudah-mudahan LAMR Kabupaten Bengkalis menjadi contoh bagi masyarakat Bengkalis.

Hadir dalam Muspim LAMR Kabupaten Bengkalis ini Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro, Dandim 0303/Bkls, Ketua Kejari Zainur Arifin Syah, Kepala Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Imigrasi diwakili Yanto, Ketum MKA Datuk Seri H Zainuddin Yusuf, Ketua MUI Buya Amrizal, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Suwarto, Kepala Dishub diwakili Sekretaris Fahrizal, Ketua BAZNas Bengkalis Ismail, Kakan Kemenag diwakili Ibrahim, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Dahen Tawakal, Ketua MKA dan DPH LAMR Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis, Camat Bengkalis, Camat Bantan, Kapolsek Bantan, Kades Senggoro, Kades Air Putih, Paguyuban Minang, Jawa, Batak, Bugis, Banjar dan Paguyuban Sunda, Pimpinan PT Arara Abadi Bukit Batu, Ketua KAHMI, dan organisasi pemudaan Melayu.(inf/dody)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini