Kisruh Lembaga Adat Petalangan Akan Dibawa Ke MKA Pelalawan

Redaksi Redaksi
Kisruh Lembaga Adat Petalangan Akan Dibawa Ke MKA Pelalawan
ist.net
Pengukuhan pengurus LKAM Pelalawan.
PELALAWAN, riaueditor.com - Kisruh di tubuh organisasi Lembaga Adat Petalangan (LAP) Kabupaten Pelalawan semakin memanas saja. Kedua kubu yang bertikai, yakni Majelis Tinggi Hukum Adat Petalangan dengan Ketua Umum LAP Hingga kini belum ada penyelesaian. Namun Ketua Lembaga Kerapatan Adat Melayu Kabupaten Pelalawan Ir HT Edi Sabli M.Si memastikan LKAM akan menfasilitasi kisruh yang terjadi untuk dibawa ke Majelis Kerapatan Adat (MKA) Tingkat Kabupaten Pelalawan yang diketuai HT Syamsu Said Almi.

"Minggu depan kedua kubu akan kita pertemukan bersama Majelis Kerapatan Adat untuk mendengarkan akar permasalahn yang muncul ditubuh Lembaga Adat Petalangan. Termasuk soal anggaran, dua Ketua LAP serta dua Batin Sengeri yang hangat diperbincangkan.

"Dari Majelis Kerapatan Adat sebagai pengambil keputusan akan langsung diwakili oleh Ketuanya HT Syamsu Said Almi yang merupakan adik kandung Almarhum Tokoh Masyarakat dan Budayawan Riau H Tenas Effendi." Demikian Dikatakan Ketua LKAM Pelalawan Ir HT Edi Sabli M.Si kepada riaueditor, Kamis (21/5) yang juga anggota KPU Riau ini.

Menurutnya, diharapkan dari pertemuan nanti, akan ada keputusan final yang mengikat dari Majelis Kerapatan Adat (MKA) Tingkat Kabupaten Pelalawan terkait kisruh antara Ketua LAP dan Majelis Hukum Adat Petalangan.

"Majelis Kerapatan Adat adalah tempat masyarakat mengadu soal adat. Kita berharap ada hasil final yang mengikat nantinya sehingga kisruh dapat terselesaikan dengan arif dan bijak. LKAM Pelalawan hanya menfasilitasi pertemuan namun keputusan wewenang MKA," paparnya.

Dikatakan Edi Sabli, dalam MKA yang diketuai oleh HT Syamsu Said Almi juga berhimpunnya seluruh pemangku Adat, cerdik pandai serta tokoh Adat.

"Bersama MKA, kedua kubu duduk bersama mencari solusi daripada menjadi konsumsi publik yang berujung membingungkan dan merugikan anak kemenakan dan organisasi LAP itu sendiri," tutupnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini