Slogan Politik Dilarang Selama Pelaksanan Haji

Redaksi Redaksi
Slogan Politik Dilarang Selama Pelaksanan Haji
Republika/Edwin Dwi Putranto
Jamaah haji Indonesia siap berangkat menuju Tanah Suci Makkah.
KAIRO - Menteri Wakaf Mesir Mokhtar Gomaa mengatakan, slogan-slogan politik tidak diizinkan selama pelaksanaan haji yang akan datang. Dan, setiap peziarah yang melakukannya maka akan dideportasi dari Arab Saudi, seperti dalam laporan Ahram, Kamis (11/9).

Ia dalam konferensi pers ketika mengantar penerbangan pertama jamaah haji berkata, delegasi haji sepenuhnya harus bekerjasama dengan pemerintahan Saudi. Sebelumnya, pada pelaksanaan haji tahun lalu beberapa insiden tengah terjadi di Mesir.

Di mana jamaah asal Mesir mengangkat simbol maupun slogan-slogan yang mendukung tergulingnya Mohamed Morsi. Meskipun, para ulama telah memperingatkan agar tidak melibatkan politik dalam ritual keagamaan.

Pelaksanaan haji jamaah Mesir diselenggarakan dan diawasi oleh pemerintah Mesir. Dimana ribuan warga Mesir melakukan ritual dan perjalanan ke situs suci-suci Islam di tanah suci, melalui sistem undian dengan harga bersubsidi.

Tetapi, terdapat ribuan peziaran Mesir lainnya yang melakukan perjalanan haji dengan biaya sendiri melalui perusahaan pariwisata swasta. Menteri Penerbangan Hossam Kamal mengungkapkan, operator resmi Mesir Egypt Air akan melakukan perbangan 254 untuk mengantar 57 ribu peziarah.

Selain itu, maskapai juga telah mengirimkan delegasi khusus untuk di Jeddah dan Madinah agar memudahkan perjalanan para peziarah. Kamal juga mengatakan, setiap penerbangan akan memiliki dokter on board yang bertugas untuk memeriksa kondisi jamaah.

Ada juga petugas paspor juga yang akan mempercepat check in para peziarah. Pada tahun ini, perayaan Idul Adha diperkirakan pada 4 Oktober mendatang yang menandakan pelaksanaan ibadah haji setiap tahunnya.(ROL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini