Resmikan Mushalla, Syamsuar Maju Jadi Imam

Redaksi Redaksi
Resmikan Mushalla, Syamsuar Maju Jadi Imam
SIAK, riaueditor.com- Bupati Siak Drs H Syamsuar, M.Si bertindak menjadi imam sholat Dzuhur sebelum meresmikan Musholla Al-Alim di Jalan Said Ali
Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak. Mushalla ini nantinya difungsikan sebagai pusat Tahfiz Alquran Kabupaten Siak.

Pantauan media, Sholat Dzhur yang dipimpin oleh Bupati Siak ini, selain Wakil Bupati Siak, Drs H Alfedri, M.Si, juga diikuti juga Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Siak, Drs. H. Muharam, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Siak Sofwan Saleh, S.Hi, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Drs H Tengku Said Hamzah, M.Si, para Asisten, Kepala Dinas, Kantor dan Badan di lingkungan Pemkab Siak, termasuk sejumlah Jamaah dari wilayah Kelurahan Kampung Rempak sekitarnya.

Sekapur sirih yang disampaikan Bupati, mushalla yang telah dibangun ini merupakan mushalla yang luar biasa. Mushalla Al-Alim ini merupakan musholla yang terbesar yang ada di wilayah Kabupaten Siak. Tidak seperti mushalla lainnya, kata Bupati, sebelum musholla ini diresmikan dirinya terlebih dahulu meminta pendapat kepada beberapa tokoh agama, MUI Kabupaten Siak, Ustadz dan kepada para pengurus.

Dengan diresmikannya pemakaian Musholla Al-Alim ini, Musholla ini tetap diramaikan dengan sejumlah kegiatan keagamaan, baik itu sebagai tempat pembelajaran tahfiz Alquran, Majelis Talim mau pun kegiatan agama lain nantinya akan dilangsungkan di Mushalla Al-Aliim ini.

"Dengan hajat yang besar ini, mari sama-sama kita syiarkan agama Islam, yaitu dengan menggerakkan Maghrib mengaji, sehingga anak-anak kita bisa cinta dengan Alquran. Masyarakat bisa mendaftar dan mengantarkan anak-anaknya di musholla yang dipersiapkan sebagai cikal bakal untuk melahirkan qori dan qoriah dari Kabupaten Siak mendatang," kata Bupati Syamsuar.

Untuk biaya, lanjut Bupati agar jangan dipikirkan. Karena biayanya akan ditanggulangi melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Siak.

Bupati juga berharap kepada generasi muda agar kembali menhidupkan remaja-remaja masjid, sehingga Kabupaten Siak sebagai pusat budaya Melayu yang identik dengan Islam dapat ditunjukkan kepada masyarakat luar.

"Sebab untuk mengatur prilaku kehidupan ini, kita tidak bisa lepas dari tuntunan Alquran. Untuk itu mari sama-sama kita makmurkan mushalla dan masjid yang ada di lingkungan kita. Hidupkan remaja masjid dan kegiatan majelis majelis taklim lainnya," tutur Bupati.

Sementara itu, Ketua Musholla Al-Aliim, Mukhlis, S.Hi dalam laporannya
menyebutkan, sesuai petunjuk dari Bupati Siak, keberadaan Mushalla
Al-Aliim ini, selain diisi juga dengan sholat lima waktu juga akan
digunakan sebagai tempat kegiatan Tahfiz Al-Quran yang dilakukan secara bertahap oleh pembimbing (guru) yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Daerah, termasuk nantinya untuk kegiatan majelis talim dan kegiatan agama Islam lainnya, termasuk ceramah Ramadhan.(adi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini