Survei Litbang Kompas: Sandiaga Uno Kalahkan Ma’ruf Amin

Redaksi Redaksi
Survei Litbang Kompas: Sandiaga Uno Kalahkan Ma’ruf Amin
(CNN Indonesia/Andry Novelino)
Hasil survei litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Sandiaga Uno mampu kalahkan Ma’ruf Amin.

JAKARTA - Lembaga survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno mengalahkan cawapres pendamping Joko Widodo, Ma'ruf Amin.

Litbang Kompas membagi hasil surveinya dalam enam kelompok usia yakni pemilih pemula (usia di bawah 22 tahun), milenial muda (usia 22-30 tahun), milenial tua (usai 31-40 tahun), generation X (usia 41-52 tahun), baby boomers (usia 53 sampai 71 tahun), dan silent generation (usia di atas 71 tahun).

Hasilnya, Sandi yang merupakan cawapres Prabowo Subianto itu mengungguli Ma'ruf di empat kalangan usia jelang pencoblosan Pilpres 2019. 

Adapun rinciannya, pemilih pemula: Ma'ruf 30,1 persen, Sandi 50,6 persen. Milenial muda: Ma'ruf 35,5 persen, Sandi 45,4 persen. Milenial tua: Ma'ruf 34,4 persen, Sandi 41 persen. Generetaion X: Ma'ruf 38,1 persen, Sandi 42,6 persen.

Ma'ruf hanya mengungguli elektabilitas Sandi di dua kalangan usia tua yakni baby boomers: Ma'ruf 40 persen, Sandi 34,1 persen, serta di kalangan silent generation: Ma'ruf 61,5 persen, Sandi 19,2 persen.

Jika dilihat secara rinci soal seberapa kuat pengaruh sosok cawapres ini, Litbang Kompas memotret sebanyak 16,7 persen responden memilih pasangan capres-cawapres nomor urut 02 karena faktor Sandi.

Sementara di kelompok pemilih pasangan capres-cawapres nomor urut 01, pilihan yang didasarkan oleh faktor Ma'ruf hanya sebesar 5,4 persen.

Survei juga menunjukkan Sandiaga disukai karena latar belakang pendidikan atau intelektual, pekerjaan, penampilan fisik, kemampuan berkomunikasi, usia, serta kekayaan. Sementara Ma'ruf disukai karena latar belakang keagamaan.

Namun begitu, hasil survei Litbang Kompas ini mengungkapkan bahwa peran cawapres dalam meningkatkan elektabilitas pasangannya relatif rendah. 

Alasan responden memilih karena sosok cawapres hanya berada di angka 9,5 persen. Sementara, 71,9 responden menyatakan memilih karena sosok capres.

Survei Litbang Kompas ini digelar pada 22 Februari hingga 5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Margin of error survei ini plus-minus 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sebelumnya, hasil survei Litbang Kompas menunjukkan pasangan Jokowi-Ma'ruf masih mendominasi dengan raihan 49,2 persen, sementara Prabowo-Sandi tercatat meraih 37,4 persen. 

Dengan demikian selisih persentase dari elektabilitas keduanya mencapai sekitar 11,8 persen.

(cnnindonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini