Berang Kadernya Dibogem, Fraksi Demokrat Bakal Lapor Polisi

Redaksi Redaksi
Berang Kadernya Dibogem, Fraksi Demokrat Bakal Lapor Polisi
ilustrasi
JAKARTA - Aksi diduga adu jotos terjadi saat rapat kerja (raker) antara Komisi VII DPR dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kejadian itu melibatkan Mulyadi dari Fraksi Demokrat dengan Mustofa Assegaf dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Mendapati anggotanya dibogem, Sekretaris Fraksi Demokrat, Didik Mukrianto langsung bereaksi keras dengan menyebut bahwa kejadian tersebut sebagai bentuk penganiayaan yang bisa masuk dalam delik pidana.

Tak tanggung-tanggung, Didik sudah mempersiapkan tindakan hukum menaggapi kasus tersebut. Selain itu, laporan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) juga akan segera dimasukkan.

"Tadi teman-teman MKD sudah pulang. Mungkin besok. Hari ini visum dan lain-lain. Saya dapati beliau dipukul. Ini sudah penganiayaan. Kita lihat perkembangan seperti apa. Ini berbasis pidana umum," tukas Didik kepada wartawan.

Lebih jauh, anggota Komisi III DPR itu mengklaim bahwa pemukulan tersebut dilakukan secara sepihak. "Itu tiba-tiba bogem melayang. Debat, dialog keras sudah biasa. Pak Mul tidak siap, makanya ini bukan berantem," tandasnya.


(ris/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini