Tugu Ikan Selais Pekanbaru Tiba-tiba Patah

Redaksi Redaksi
Tugu Ikan Selais Pekanbaru Tiba-tiba Patah
Tugu Ikan Selais Jalan SUdirman Pekanbaru terlihat ambruk karena patah.(Foto: Ist)

PEKANBARU - Tugu Ikan Selais di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru tiba-tiba patah pada bagian bawah. Tiga simbol ikan kebanggaan Kota Pekanbaru itu terlihat ambruk.

Tugu Ikan Selais Tiga Sepadan itu dibangun Pemko Pekanbaru di zaman Wali Kota Herman Abdullah. Tugu itu dikelilingi kolam dengan ornamen air pancur dan lampu hias. Namun, air pancur dan lampu itu sering tidak hidup saat malam hari.

Posisi tugu di Jalan Jenderal Sudirman. Tepat di depan bekas kantor Wali Kota Pekanbaru yang kini menjadi kantor Mal Playanan Publik (MPP). Di seberangnya terdapat Ruang Terbuka Hijau Kaca Mayang.

Tugu itu diresmikan pada tahun 2011 silam. Biayanya melalui APBD Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru sekitar Rp 1,6 miliar. Ukuran tugu 42 x 24 meter, dengan ketinggian 2,5 meter dari kolam. Tugu dibuat dengan resin poliretan di Bandung, kemudian dibawa ke Pekanbaru dengan menggunakan kontainer.

Kepala Dinas Kominfo Pemkot Pekanbaru Raja Hendra Saputra mengatakan pihaknya langsung menurunkan tim setelah mengetahui Tugu Ikan Selais itu patah. Tim akan mencari tahu penyebabnya.

"Kita turunkan tim dari Dinas LHK (Lingkungan Hidup dan Kebersihan) dan Satpol PP Pekanbaru, untuk menyelidiki penyebabnya. Apakah karena faktor alam atau karena faktor usia dan struktur bangunan, itu yang mau kita cari tahu," kata Hendra.

Dia juga menyampaikan, Tugu Ikan Selais itu sudah berusia sekitar 12 tahun. Pihaknya tak ingin berspekulasi apakah tugu itu patah karena faktor usia atau bukan.

"Yang jelas masih kita cari tahu penyebabnya, apakah karena campur tangan manusia atau faktor lain, kita belum tahu. Itu tugunya berusia 12 tahun, diresmikan tahun 2011," jelasnya.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini