Tenggelam di Sungai Siak, Jasad Anak Usia 13 Tahun ditemukan di Pulau Semut

Redaksi Redaksi
Tenggelam di Sungai Siak, Jasad Anak Usia 13 Tahun ditemukan di Pulau Semut
Jasad korban ditemukan di antara tanaman enceng gondok di Pulau Semut.(Foto: Ist)

PEKANBARU – Pencarian Cristian Waruwu (13) yang dilaporkan tenggelam di sungai Siak persisnya di depan dermaga Tuan Kadi Jalan Meranti Pekanbaru membuahkan hasil.

Tim gabungan menemukan korban di Pulau Semut, Pekanbaru, Riau, Rabu (15/11/2023) siang, sekitar pukul 11.40 WIB, dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Kasi Ops dan Kesiapsiagaan Kantor SAR Pekanbaru Pekanbaru, Benteng Hilton Telaumbanua menjelaskan, setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi ke darat dan dibawa ke rumah sakit.

“Setelah dilakukan pemeriksaan jasad korban selanjutnya diserahkan ke pihak keluarganya,” kata Benteng Hilton.

Benteng Hilton mengatakan, penemuan jasad korban hari ini sesuai prediksi dari hasil rapat tim gabungan sebelumnya. “Kemarin pas rapat, rencana pencarian akan dilakukan di pulau semut dan hasilnya sesuai prediksi. Saat ditemukan tim gabungan, jasad korban didapati terangkut di tanaman eceng gondok," ungkap Benteng.

Sebelumnya Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, anak ke 2 dari tiga bersaudara ini awalnya dilaporkan tenggelam pada Kamis (9/11/2023) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Anak dari pasangan Yulius Waruwu dan Senimawati Zega ini mandi ke tepian sungai Siak di depan dermaga Tuan Kadi Jalan Meranti bersama Zikri (20). Setiba di lokasi, Zikri sempat menolak ikut mandi karena derasnya arus sungai Siak. Namun, pelajar SMPN 2 Pekanbaru ini tetap nekat.

“Saksi mengatakan korban tetap berenang dan melompat dari dermaga. Sementara saksi melompat dari jembatan Siak 3,” jelas Budi.

Setelah saksi melompat, Zikri melihat korban hanyut dan mencoba menolong. Namun karena arus yang deras saksi tidak dapat menolong.

“Melihat temannya tenggelam, saksi langsung meminta tolong kepada warga setempat untuk mencari korban, namun tidak di temukan. Saksi lalu mendatangi Polsek Sektor Kawasan Pelabuhan (AKP) untuk membantu melakukan pencarian," ujar Budi.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan ditutup.(mr)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini