Pernyataan Sugeng Pranoto di Banyak Media Dituding Bohongi Publik

Redaksi Redaksi
Pernyataan Sugeng Pranoto di Banyak Media Dituding Bohongi Publik
riaueditor.com/fin/har
Sugeng Pranoto saat menggelar konferensi pers di hadapan puluhan wartawan di ruang fraksi PDIP DPRD Riau, Rabu (30/6/2021).

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula pada hari Selasa 15 Juni 2021. Saat itu kata Sugeng, dirinya mengaku terkejut ketika didatangi Larshen Yunus ketika sedang rapat internal dengan stafnya.

"Tahu-tahu masuk ke ruangan komisi III tanpa permisi, tanpa ketuk pintu dan lain sebagainyalah. Memaksa saya harus melayani mereka. Larshen Yunus bilang, saya bawa PT Sakoi, ini orangnya. Jadi yang menyuruh Sakoi menemui saya, saudara Larshen Yunus. Dia mengaku ketua Gamari", ucap Sugeng.

Selanjutnya kejadian yang membuat dirinya kaget tutur Sugeng, ketika dirinya ditelepon anak isterinya Popy Kusumawati bahwa, rumahnya pada hari Jumat 25 Juni 2021 rumahnya di Jalan Merak Marpoyan Damai dikepung oleh anggota PT Sakoi sejak pukul 9.30 pagi.

Sementara menanggapi kedatangan anggota PT Sakoi ke rumahnya diduga berkaitan dengan masalah utang kepada Edy Rantau 10 tahun lalu, Sugeng membantah.

Sampai hari ini saya tidak punya hutang, demi Allah. Saya tidak ada hutang", kata Sugeng di hadapan puluhan wartawan di ruang fraksi PDIP DPRD Riau.

Sementara menanggapi redaksional pemberitaan disebut utang padahal di kwitansi bukti penerimaan uang tertulis, uang titipan, Sugeng mengaku belum melihat.

"Itu nanti akan kita adu di BAP", pungkas Sugeng singkat.

Sedangkan pengacara Hendra Marpaung saat ditanya perbedaan utang dan uang titipan, ia mengatakan kedua hal itu punya makna hukum yang berbeda, ujarnya tanpa menjelaskan lebih lanjut. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini